Bintang Italia Bikin Geger Liverpool Bertahan

El-Shinta

3 Agustus 2026

2
Min Read

Ekonesia – Spekulasi mengenai masa depan Federico Chiesa akhirnya terjawab dengan kejutan. Penyerang lincah asal Italia itu dikabarkan memilih untuk tetap membela panji Liverpool untuk musim mendatang, memupus rumor kepergiannya yang santer beredar di bursa transfer musim panas ini. Keputusan ini menjadi angin segar sekaligus tantangan bagi pelatih anyar, Andoni Iraola.

Perubahan sikap Chiesa terungkap saat ia mengikuti tur pramusim The Reds di Amerika Serikat. Pemain berusia 28 tahun itu kini bertekad kuat untuk memperjuangkan tempatnya di skuad utama di bawah arahan Iraola. Padahal, sebelumnya ia sempat diperkirakan akan mencari klub baru demi menit bermain yang lebih banyak, dengan sejumlah klub Serie A dan Atletico Madrid disebut-sebut tertarik merekrutnya.

Bintang Italia Bikin Geger Liverpool Bertahan
Gambar Istimewa : gilabola.com

Sejak didatangkan dari Juventus dua tahun lalu dengan mahar sekitar Rp198 miliar, kontribusi Chiesa memang belum sepenuhnya memenuhi ekspektasi. Ia hanya mencatatkan lima gol dan lima assist dari total 50 penampilannya bersama tim Merseyside. Musim lalu, ia bahkan kesulitan menembus tim utama, hanya tampil sebagai starter dalam tiga dari 34 laga yang ia lakoni. Kondisi ini sempat membuat kepergiannya menjadi opsi paling realistis. Namun, dengan sisa kontrak dua musim, Chiesa memilih untuk bertahan dan membuktikan kualitasnya di Anfield.

Meskipun Chiesa memutuskan bertahan, Liverpool tetap aktif bergerak di bursa transfer. Klub Merseyside itu telah mengamankan Victor Munoz dari Osasuna dengan nilai transfer fantastis mencapai Rp693 miliar. Pencarian pemain sayap tambahan pun masih berlanjut, dengan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain menjadi salah satu nama yang masuk dalam radar utama. Sementara itu, peluang untuk mendatangkan Yan Diomande dari RB Leipzig dikabarkan mulai menipis.

Di balik hiruk pikuk aktivitas transfer, Andoni Iraola tak menampik rasa frustrasinya. Pelatih asal Spanyol itu mengaku kurang menyukai periode Agustus karena banyaknya ketidakpastian dalam bursa transfer yang mengganggu persiapan tim. "Saya sangat tidak menyukai bulan Agustus karena kompetisi sudah dimulai, tetapi Anda belum tahu apakah ada pemain yang akan pergi atau siapa yang akan datang. Ada begitu banyak ketidakpastian," ujarnya saat berada di Chicago. Iraola berharap, setelah jendela transfer ditutup, ia bisa fokus penuh membangun skuad yang solid dan kompetitif.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post