Ekonesia – Kursi kepelatihan Michael Carrick di Manchester United semakin panas setelah serangkaian hasil buruk yang menimpa tim. Manajemen klub dikabarkan telah memberikan tenggat waktu yang ketat bagi sang manajer, dengan evaluasi final akan dilakukan secara tertutup setelah jeda internasional November mendatang.
Baca juga: Arsenal: Arteta Ultimatum Striker Baru!
Tekanan terhadap Carrick melonjak tajam menyusul kekalahan memalukan 0-2 dari Chelsea di Stadion Stamford Bridge. Hasil minor ini memperburuk rekor tanpa kemenangan Setan Merah, yang kini telah melewati sembilan laga berturut-turut tanpa mampu meraih poin penuh. Sebelumnya, manajemen klub sempat menggelar pertemuan mendesak setelah kekalahan dari Bournemouth, dan kini kembali mendiskusikan nasib pelatih asal Inggris tersebut.
Dalam laga kontra Chelsea, gawang Manchester United kebobolan oleh aksi Morgan Rogers, sebelum insiden kartu merah yang diterima Lisandro Martinez semakin merugikan tim. Kekalahan ini membuat The Red Devils tertahan tepat di atas zona degradasi, hanya unggul selisih gol dari tim di bawahnya. Mereka kini terpaut empat angka dari posisi 10 besar dan sembilan poin dari zona Liga Champions. Jarak dengan Arsenal di puncak klasemen bahkan berpotensi melebar hingga 17 poin jika sang rival berhasil mengamankan tiga angka penuh atas Liverpool.
Baca juga: Trio Maut Liverpool Tinggal Kenangan Salah Sendiri
Menurut laporan dari The Athletic, petinggi klub berjanji untuk tetap mempertahankan Carrick hingga jeda internasional sebelum mengambil keputusan tegas. Manajemen Setan Merah akan menilai kembali situasi setelah dua pertandingan krusial mendatang, yakni melawan AS Roma di Liga Champions dan Aston Villa di Liga Primer.
Sejumlah nama pelatih top mulai muncul ke permukaan sebagai kandidat pengganti. Eddie Howe dan Julian Nagelsmann disebut-sebut menjadi target utama perburuan. Namun, Juventus juga dikabarkan turut mengincar Nagelsmann, menambah persaingan untuk mendapatkan jasa pelatih muda berbakat tersebut. CEO Omar Berrada dan Direktur Sepak Bola Jason Wilcox bahkan turut menyaksikan langsung laga di Stamford Bridge, diduga untuk memberikan rekomendasi calon pengganti. Kehadiran Wilcox bersama Jim Ratcliffe dan keluarga Glazer sempat menyulut kemarahan suporter Setan Merah yang melancarkan nyanyian protes di tribune tandang.
Meski demikian, Carrick sendiri tetap yakin akan memimpin tim saat bersua Roma di ajang Liga Champions. "Ya," ujarnya singkat kepada TNT Sports saat ditanya mengenai kepastian posisinya untuk laga berikutnya. "Kami harus terus melangkah ke depan dan memenangkan pertandingan, sesederhana itu," lanjutnya usai pertandingan kontra Chelsea. "Tidak ada kata-kata yang bisa saya jelaskan sekarang untuk mengubah situasi ini. Anda bisa naik posisi di liga dengan cepat jika menang."
Sebelum bentrokan di Stamford Bridge, Carrick menolak berkomentar mengenai tuntutan agar manajemen lebih terbuka kepada para pendukung. "Satu-satunya hal dari luar yang saya pedulikan adalah apa yang dipikirkan dan dirasakan para pendukung," kata Carrick. "Kami semua lapar dan berhasrat membawa perbaikan. Saya tidak tertarik dengan rumor di luar dan hanya fokus membuat tim tampil lebih baik," tegasnya, menunjukkan komitmen penuh pada tugasnya.









Tinggalkan komentar