Terungkap Tiga Bintang MU Bikin Carrick Frustrasi

El-Shinta

1 November 2026

3
Min Read

Ekonesia – Badai krisis tampaknya belum akan berlalu dari Old Trafford. Manchester United kembali menelan pil pahit setelah dipaksa takluk 0-2 di tangan Chelsea dalam lanjutan Liga Primer Inggris akhir pekan lalu. Kekalahan memalukan ini bukan hanya memperburuk posisi Setan Merah di klasemen, namun juga memicu keraguan besar dari pelatih Michael Carrick terhadap komitmen dan kontribusi tiga pilar utamanya.

Pasukan Merah sebenarnya mengawali laga dengan cukup menjanjikan di babak pertama. Namun, skema permainan mereka buyar total di paruh kedua setelah kebobolan gol cepat pada menit ke-50, disusul kartu merah yang membuat mereka bermain dengan sepuluh orang. Hasil minor ini membuat Manchester United terperosok ke papan bawah, hanya mengoleksi 7 poin dari sembilan pertandingan. Angka ini bahkan lebih buruk dibanding saat Erik ten Hag dipecat pada 2024, di mana tim masih mengantongi 11 poin dari jumlah laga yang sama. Tantangan berikutnya adalah laga Liga Champions melawan AS Roma, sebuah kompetisi yang diharapkan bisa menjadi angin segar, meski performa mereka di kancah Eropa juga jauh dari kata memuaskan.

Terungkap Tiga Bintang MU Bikin Carrick Frustrasi
Gambar Istimewa :

Kemenangan terakhir MU di semua ajang terjadi saat menjamu Sabah pada 10 September. Setelah itu, mereka dipaksa menyerah di tangan Atletico Madrid dan klub Emil Audero, Como. Jika gagal menaklukkan Roma dan Aston Villa di pertandingan berikutnya, rekor tanpa kemenangan Manchester United dipastikan akan membentang hingga dua bulan. Di tengah situasi pelik ini, beberapa pemain seperti Amad dan Bryan Mbeumo masih menunjukkan penampilan gemilang. Namun, Carrick kini dihadapkan pada masalah besar terkait tiga pemain yang dinilai gagal memberikan rasa aman dan justru menjadi beban tim.

Pemain pertama yang menjadi sorotan adalah Lisandro Martinez. Bek tengah asal Argentina ini melakukan blunder fatal dengan menerima kartu merah saat timnya sudah tertinggal. Martinez melakukan pelanggaran ceroboh terhadap Wesley Fofana di dalam kotak penalti, padahal ia sudah mengantongi kartu kuning. Tindakan gegabah tersebut sontak membuat rencana taktik Carrick berantakan pada momen krusial pertandingan.

Selanjutnya, ada sang kapten, Bruno Fernandes. Gelandang asal Portugal ini kembali menjadi starter setelah sempat dicadangkan saat MU dipermalukan Bournemouth. Namun, penampilan Fernandes di lapangan sangat minim kontribusi. Ia tampil anonim sepanjang laga, seolah menghilang dari permainan, dan hanya melepaskan satu tembakan yang melenceng jauh dari sasaran.

Terakhir, Mason Mount juga menjadi perhatian serius. Mount masuk sebagai pemain pengganti saat Setan Merah sudah tertinggal dua gol dan kalah jumlah pemain. Statistik mencatat, gelandang ini telah tampil sebagai starter dalam tiga pertandingan musim ini. Ironisnya, dalam ketiga laga tersebut, Manchester United selalu menelan kekalahan dan kebobolan total 10 gol, menunjukkan dampak negatif kehadirannya di lapangan. Carrick kini harus memutar otak mencari solusi untuk mengatasi krisis performa dan komitmen para pemainnya.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post