Ekonesia – Tim nasional Belanda berhasil mengukir kemenangan dramatis 2-1 atas Serbia dalam lanjutan UEFA Nations League Grup A2. Penyerang muda Joshua Zirkzee muncul sebagai pahlawan setelah mencetak gol penentu kemenangan, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan Oranye di ajang bergengsi ini dan mengokohkan posisi mereka di puncak klasemen.
Baca juga: Bank Banten Juara Inovasi Digital!
Pertandingan yang digelar di Philips Stadion menjadi saksi bisu perjuangan sengit kedua tim. Sejak peluit awal dibunyikan, Belanda langsung tancap gas dengan melancarkan serangkaian serangan berbahaya. Kiper Serbia, Vanja Milinkovic-Savic, nyaris dihukum pada menit-menit awal akibat kesalahannya, namun sepakan Mexx Meerdink masih melambung di atas mistar gawang. Tak lama berselang, Noa Lang juga memiliki kesempatan emas, sayangnya tendangannya masih melebar tipis dari sasaran.
Dominasi Belanda akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-31. Gelandang Teun Koopmeiners menunjukkan kelasnya dengan melepaskan tendangan bebas akurat yang meluncur deras ke pojok kanan bawah gawang Serbia, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tuan rumah. Namun, kegembiraan tersebut tak bertahan lama. Hanya empat menit berselang, Serbia langsung memberikan respons cepat. Mihajlo Cvetkovic sukses menyundul umpan silang matang dari Aleksa Terzic, mengirim bola ke pojok jauh gawang dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol ini menjadi yang ketiga kalinya gawang Belanda kebobolan dalam 15 menit terakhir babak pertama sepanjang Nations League musim 2026-2027.
Baca juga: Gol Wirtz Heboh Van Dijk Malah Ungkap Fakta Ini
Memasuki babak kedua, Serbia nyaris membalikkan keadaan hanya dalam hitungan detik. Cvetkovic kembali menjadi ancaman serius, namun sepakannya setelah menerima umpan Dusan Tadic masih melebar. Belanda pun tak tinggal diam, Tijjani Reijnders menyia-nyiakan peluang emas setelah tembakan mendatarnya dari umpan Joey Veerman melenceng dari tiang jauh.
Melihat kebuntuan, pelatih Belanda membuat keputusan krusial dengan memasukkan Joshua Zirkzee di babak kedua. Pergantian ini terbukti menjadi kunci kemenangan. Penyerang yang kini membela Manchester United itu menunjukkan insting predatornya di kotak penalti. Pada menit ke-72, Zirkzee berhasil menyambar bola dari jarak dekat, menjebol gawang Serbia dan membawa Belanda kembali unggul 2-1. Gol tersebut menjadi satu-satunya tembakan tepat sasaran Zirkzee dalam laga tersebut, namun dampaknya sangat besar.
Di sisi pertahanan, kapten Virgil van Dijk juga tampil kokoh dalam penampilannya yang ke-100 bersama tim Oranye. Bek tangguh itu mencatatkan sembilan sapuan penting dan bahkan sempat melepaskan empat tembakan ke arah gawang lawan. Secara keseluruhan, Belanda mendominasi pertandingan dengan 22 tembakan, tujuh di antaranya tepat sasaran, dan menghasilkan expected goals (xG) sebesar 2,75. Serbia, meski kalah, juga memberikan perlawanan sengit dengan 14 tembakan dan xG 1,66, bahkan nyaris menyamakan kedudukan melalui tembakan jarak jauh Nemanja Gudelj di masa tambahan waktu.
Kemenangan berharga ini tidak hanya mengamankan tiga poin penting bagi Belanda, tetapi juga memperpanjang rekor impresif mereka menjadi delapan pertandingan tanpa kekalahan di UEFA Nations League, menegaskan dominasi mereka di Grup A2.



Tinggalkan komentar