Ekonesia – Perusahaan asuransi umum terkemuka milik negara, PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU), baru-baru ini mengumumkan perubahan penting dalam struktur dewan komisarisnya. Sosok Ony Suprihartono kini resmi menduduki kursi Komisaris, membawa angin segar bagi entitas anak usaha Pertamina ini.
Baca juga: Nkunku Kembali ke Rumah Newcastle Gigit Jari
Penunjukan Ony Suprihartono sebagai Komisaris Tugu Pratama bukanlah tanpa proses. Ia sebelumnya telah disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 29 April 2026. Namun, keabsahan jabatannya baru efektif setelah ia dinyatakan lulus dalam serangkaian uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Berdasarkan informasi yang dihimpun dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Ony Suprihartono secara resmi mulai mengemban tugasnya sejak 8 September 2026.

Pihak perseroan memastikan bahwa pergantian kepemimpinan di jajaran komisaris ini tidak akan menimbulkan dampak material terhadap jalannya operasional perusahaan, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun keberlanjutan bisnis Tugu Pratama. Pernyataan ini disampaikan untuk menenangkan pasar dan memastikan stabilitas perusahaan.
Menariknya, kabar ini beriringan dengan performa positif saham TUGU di pasar modal. Pada penutupan perdagangan terakhir, saham perusahaan asuransi plat merah ini melonjak 5,9% dan bertengger di level Rp1.435 per lembar. Kenaikan ini turut mengerek kapitalisasi pasar TUGU hingga mencapai angka Rp5,1 triliun, menunjukkan kepercayaan investor terhadap prospek perusahaan.










Tinggalkan komentar