Ekonesia – Di tengah badai krisis yang melanda lini tengah, Chelsea justru mengambil langkah mengejutkan. Klub London Barat itu dilaporkan menolak kesempatan emas untuk merekrut gelandang berpengalaman, Renato Sanches, yang berstatus bebas transfer setelah meninggalkan Paris Saint-Germain. Keputusan ini menuai tanda tanya besar, mengingat The Blues sedang pincang di sektor vital tersebut.
Baca juga: Malam Neraka Jota! Liverpool Cari Pengganti?
Langkah tak terduga ini muncul setelah Chelsea gagal total dalam perburuan gelandang baru di hari terakhir bursa transfer. Sejumlah nama sempat masuk radar, seperti Lamine Camara dari Monaco dan Manu Kone dari Roma, namun semua upaya tersebut kandas di tengah jalan. Kegagalan mendapatkan Camara terasa paling pahit, sebab Monaco secara mengejutkan menarik diri di menit-menit akhir, dan kini Liverpool disebut-sebut serius memburu gelandang internasional Senegal itu.

Situasi Chelsea semakin pelik dengan kepergian Enzo Fernandez ke Manchester City, ditambah cederanya Moises Caicedo dan Jordan Henderson. Meski Caicedo diperkirakan bisa kembali saat Chelsea menghadapi Leeds di Carabao Cup, absennya dua pilar utama ini memaksa Xabi Alonso memutar otak. Dalam kekalahan 1-2 dari Arsenal baru-baru ini, Alonso bahkan terpaksa menempatkan Reece James dan Malo Gusto di area tengah lapangan, sebuah indikasi betapa parahnya krisis ini.
Baca juga: 59 Emiten Kena Sanksi BEI! Kenapa?
Renato Sanches, yang sempat menjadi opsi menarik di pasar pemain bebas, ternyata tak jadi merapat ke Stamford Bridge. Sebelumnya, Georginio Wijnaldum juga sempat dikaitkan, namun ia memilih bergabung dengan klub Arab Saudi. Menurut laporan Foot Mercato, Chelsea memang mempertimbangkan serius perekrutan Sanches setelah sang gelandang Portugal itu berpisah dengan PSG pada musim panas.
Sanches sendiri bukan sosok asing di kancah Premier League, pernah membela Swansea City pada 2018. Namun, kariernya setelah itu banyak diwarnai masa peminjaman dan ia belum berhasil memenuhi ekspektasi tinggi yang pernah melekat padanya. Sejak bergabung dengan PSG pada 2022, Sanches hanya mencatat 27 penampilan, menunjukkan minimnya kontribusi di klub Prancis tersebut.
Meski Sanches dikabarkan sangat terbuka untuk pindah ke Stamford Bridge, Chelsea akhirnya memutuskan untuk menghentikan pembicaraan. The Blues memilih bersandar pada kekuatan lini tengah yang sudah ada di bawah asuhan Alonso, setidaknya hingga jendela transfer Januari dibuka kembali.
Keputusan Chelsea ini tak luput dari sorotan tajam. Legenda Arsenal, Ian Wright, menyuarakan kekhawatirannya setelah kekalahan dari Arsenal. Menurut Wright, keputusan Chelsea tidak mendatangkan gelandang baru menjelang penutupan bursa transfer bisa menjadi masalah serius, terutama setelah kepergian Fernandez. Ia menilai Chelsea seharusnya sudah mengantisipasi kepergian Fernandez, dan upaya mendatangkan Camara dari Monaco dilakukan terlalu terlambat.
"Masalah yang akan mereka hadapi hanyalah lini tengah dan masalah yang mungkin mereka hadapi dengan beberapa cedera dari pemain di lini tengah mereka," ujar Wright.
Di sisi lain, Alonso menolak anggapan bahwa situasi ini patut dicemaskan berlebihan. Ketika ditanya apakah Chelsea kekurangan pemain di area tengah, Alonso menegaskan bahwa timnya memiliki sejumlah opsi dan perlu menemukan harmoni yang pas. Ia juga menegaskan kepercayaan penuh pada kualitas serta daya saing skuadnya untuk menjalani satu musim penuh dan menghadapi setiap lawan.
Namun, Wright tetap berpendapat bahwa meskipun Chelsea memiliki kekuatan di lini depan yang bisa menyulitkan banyak tim, performa tim pada akhirnya akan sangat bergantung pada stabilitas dan kekuatan lini tengah mereka.



Tinggalkan komentar