Ekonesia – Sebuah laga mendebarkan tersaji di kualifikasi Piala Asia U-20 2027 Grup H, saat Timnas Malaysia U-20 secara mengejutkan berhasil menahan imbang raksasa Australia U-20 dengan skor 2-2. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Nasional Laos, Vientiane, Kamis (3/9/2026) malam, diwarnai drama penalti yang gagal dieksekusi di menit-menit akhir, menggagalkan kemenangan di depan mata bagi skuad muda Negeri Kanguru.
Baca juga: Siap-Siap! PSAT Bidik Dana Segar Rp200 Miliar dari IPO
Australia sejatinya memulai laga dengan sangat meyakinkan. Baru empat menit berjalan, Marcus Edward Neill sukses merobek jala gawang Malaysia setelah memanfaatkan serangkaian tendangan bebas yang diteruskan Lewis Marinucci. Gol cepat ini membawa Australia unggul 1-0. Namun, pertandingan harus terhenti di menit ke-30 akibat hujan deras dan sambaran petir yang mengkhawatirkan. Penundaan selama kurang lebih dua jam ini bahkan turut menggeser jadwal pertandingan antara Laos dan Indonesia.

Setelah laga kembali dilanjutkan, Malaysia menunjukkan perlawanan sengit di babak kedua. Mohamad Fadhlul Hadi Zulkarnain berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-50, memanfaatkan umpan silang akurat dari Tengku Hasyri Shah Meerza Tengku Hazman. Tengku Hasyri kembali menjadi arsitek gol kedua Malaysia di menit ke-70, kali ini umpan silangnya berhasil dituntaskan oleh Izzuddin Afif Nazarudin, membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk keunggulan Malaysia.
Baca juga: SBN Meroket Bukan Rating Tapi Perang Ini Pemicunya
Keunggulan Malaysia tidak bertahan lama. Di menit ke-82, sebuah kesalahan fatal terjadi di lini belakang Malaysia. Alaat Abdul Rahman secara tidak sengaja mengarahkan bola ke gawang sendiri, membuat skor kembali imbang 2-2. Drama belum usai. Lima menit berselang, Australia mendapat kesempatan emas untuk kembali memimpin setelah Beckham Baker dijatuhkan di area penalti oleh Muhammad Naqif Firhad Mohd Shafarin.
Beckham Baker maju sebagai algojo tendangan dua belas pas, memikul harapan besar untuk mengamankan tiga poin bagi Australia. Namun, kiper Malaysia, Faez Iqhwan Muhammad Azmi, tampil heroik. Dengan sigap, Faez Iqhwan berhasil membaca arah tendangan Baker dan menepis bola, menggagalkan penalti krusial tersebut. Skor 2-2 pun tak berubah hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil ini membuat Australia tetap memuncaki klasemen sementara Grup H dengan empat poin dari dua pertandingan. Malaysia mengikuti di posisi kedua dengan dua poin. Indonesia berada di urutan ketiga dengan satu poin dari satu pertandingan, sedangkan Laos menempati posisi terakhir tanpa poin. Hasil imbang ini tentu terasa pahit bagi Australia yang sempat unggul cepat dan memiliki kesempatan emas di akhir laga, namun gagal memaksimalkannya.






Tinggalkan komentar