Ekonesia – Bursa transfer musim panas kembali mengguncang jagat sepak bola Eropa. Kabar mengejutkan datang dari London, di mana Arsenal bersiap menghadapi eksodus dua bintang Brasilnya. Gabriel Jesus dikabarkan segera berlabuh ke Barcelona, sementara Gabriel Martinelli memecahkan rekor penjualan klub setelah sepakat bergabung dengan raksasa Arab Saudi. Perubahan drastis ini menandai era baru bagi The Gunners di lini serang.
Baca juga: Bansos Bukan Beban! Ini Jurus Jitu Dongkrak Ekonomi
Penyerang berpengalaman Gabriel Jesus kini berada di ambang petualangan baru bersama Barcelona. Klub raksasa Catalan tersebut dilaporkan telah mencapai kesepakatan verbal untuk memboyong Jesus dari Arsenal. Jurnalis transfer ternama, Fabrizio Romano, mengonfirmasi bahwa Barcelona akan menggelontorkan dana sekitar Rp190 miliar, ditambah sejumlah bonus, untuk mengamankan tanda tangan pemain berusia 29 tahun itu. Pemeriksaan medis Jesus dijadwalkan berlangsung pada Senin, sebelum kepindahannya dari London ke Spanyol resmi dirampungkan. Langkah ini diambil Barcelona setelah sebelumnya gagal dalam upaya merekrut penyerang Atletico Madrid, Julian Alvarez.

Kepergian Jesus mengakhiri dua musim kiprahnya bersama The Gunners. Sejak bergabung dari Manchester City pada tahun 2022, Jesus telah menjadi salah satu pilar penting di lini depan Arsenal. Ia mencatatkan total 32 gol dan 22 assist dari 123 penampilannya di berbagai ajang kompetisi. Pada musim terakhirnya, ia turut menyumbang enam gol dan dua assist. Kini, perjalanan itu akan berakhir, membuka lembaran baru dalam kariernya di Camp Nou.
Baca juga: Bintang Arsenal Mau Pergi Barcelona Siap Tampung
Namun, drama transfer Arsenal tak berhenti sampai di situ. Klub London Utara ini juga akan ditinggalkan oleh Gabriel Martinelli, yang siap mencetak sejarah baru dalam keuangan klub. Menurut laporan David Ornstein dari The Athletic, Martinelli akan segera bergabung dengan Al-Hilal, klub kaya raya dari Arab Saudi. Kesepakatan transfer antara Arsenal dan Al-Hilal dikabarkan mencapai angka fantastis sekitar Rp1,24 triliun. Angka ini secara resmi akan menjadi rekor penjualan pemain termahal sepanjang sejarah Arsenal.
Martinelli, yang kini berusia 25 tahun, bergabung dengan Arsenal dari klub Brasil Ituano pada 2019. Selama membela The Gunners, ia berkembang menjadi salah satu penyerang sayap paling berbahaya di Premier League. Total 62 gol dan 36 assist telah ia sumbangkan dalam 278 pertandingan kompetitif, dengan 41 gol di antaranya tercipta di liga domestik. Kepergian dua penyerang Brasil sekaligus ini tentu akan memaksa Arsenal untuk merombak total komposisi lini depan mereka.
Sementara itu, di Merseyside, Everton juga tengah dilanda gejolak transfer yang tak kalah menarik. Klub tersebut sempat diwarnai pembatalan transfer Harrison Armstrong ke Nottingham Forest senilai Rp830 miliar. Pembatalan ini disebut-sebut akibat tekanan masif dari para suporter yang mengancam akan "memicu kerusuhan" jika pemain muda lulusan akademi mereka itu dijual.
Di tengah polemik Armstrong, Everton justru dikabarkan telah memberikan lampu hijau untuk melepas Iliman Ndiaye ke Tottenham Hotspur. David Ornstein melaporkan adanya kesepakatan antara kedua klub. Tak hanya itu, The Toffees juga sedang bernegosiasi untuk meminjam Jack Grealish dari Manchester City. Puncaknya, cerita paling dinanti adalah potensi kembalinya Richarlison ke Goodison Park. Penyerang Brasil itu, yang pernah menjadi idola suporter dengan 53 gol dalam empat tahun, bisa kembali melalui kesepakatan terpisah dengan Tottenham, setelah sebelumnya pindah ke Spurs pada 2022 dengan nilai Rp1,25 triliun. Bursa transfer kali ini benar-benar menyajikan kejutan yang tak terduga.





Tinggalkan komentar