Gunung Kawi Kunci Kekayaan Bos Besar RI

Agus Riyadi

31 Agustus 2026

2
Min Read

Ekonesia – Gunung Kawi di Malang Jawa Timur bukan sekadar destinasi biasa namun menyimpan kisah-kisah legendaris tentang keberuntungan dan kesuksesan finansial. Dua nama besar dalam dunia bisnis Indonesia konon memiliki ikatan kuat dengan tempat ini membangun kerajaan usaha mereka dari petunjuk misterius yang didapat di sana.

Salah satu figur yang kerap dikaitkan adalah Ong Hok Liong pendiri raksasa rokok Bentoel. George Quinn dalam bukunya Wali Berandal Tanah Jawa menyebut Ong sebagai peziarah setia Gunung Kawi yang memohon kelancaran usahanya. Sebuah kunjungan pada 1954 menjadi titik balik krusial. Setelah tertidur dekat makam Ong bermimpi melihat ubi talas. Juru kunci menafsirkan mimpi itu sebagai isyarat untuk mengganti nama pabriknya Stroothes-Fabriek yang kala itu belum maju. Mengikuti petunjuk tersebut Ong mengubah merek rokoknya menjadi Bentoel nama lokal untuk ubi talas di Malang. Keputusan ini terbukti jitu penjualan Bentoel meroket hingga mempekerjakan ribuan karyawan dan menjadi pemain utama di industri tembakau nasional.

Gunung Kawi Kunci Kekayaan Bos Besar RI
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Kisah serupa juga melekat pada Liem Sioe Liong atau Sudono Salim pendiri Salim Group konglomerasi raksasa di Indonesia. Richard Borsuk dan Nancy Chng dalam Liem Sioe Liong dan Salim Group mengungkap kebiasaan Salim yang rutin bolak-balik Surabaya-Gunung Kawi tiga hingga lima kali setahun. Terutama saat akan memulai proyek besar ia akan menyepi di kuil Tionghoa setempat mencari petunjuk dari peramal dan menjalankan ritual. Metode unik yang sering digunakannya adalah menggoyangkan tabung bambu berisi lidi-lidi bertuliskan pesan tertentu. Lidi yang keluar akan ditafsirkan oleh rahib sebagai panduan langkah bisnisnya. Salah satu cerita paling terkenal adalah ketika Salim memutuskan menunjuk Mochtar Riady untuk mengembangkan Bank Central Asia BCA. Konon keputusan penting ini diambil setelah Salim berkonsultasi dengan peramal di Gunung Kawi dan kembali dengan keyakinan kuat "Aku akan menjadi Tang Sheng untuk Mochtar".

Terlepas dari kebenaran mutlak di balik kisah-kisah ini tak dapat dimungkiri bahwa Gunung Kawi telah menjadi bagian tak terpisahkan dari narasi sukses dua tokoh legendaris ini. Baik Ong Hok Liong maupun Liem Sioe Liong berhasil membangun imperium bisnis bernilai miliaran dolar meninggalkan jejak sejarah yang signifikan dalam lanskap ekonomi tanah air sebuah warisan yang kini menjadi bagian dari cerita rakyat modern.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post