Ekonesia – Gambaran awal pembagian pot Liga Champions musim 2026/27 mulai terkuak memicu perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola. Beberapa tim raksasa seperti Manchester United diproyeksikan berada di Pot 2, sementara klub promosi sensasional Como mengejutkan di Pot 4. Ini adalah skenario sementara yang menjanjikan persaingan sengit sejak awal.
Baca juga: Harta Karun Prabowo Gegerkan Timah TINS Nilainya?
Kendati demikian, susunan ini masih bersifat sementara. Dari total 36 tim yang akan berlaga di fase liga, baru 29 klub yang mengamankan tempatnya. Tujuh tiket tersisa masih harus diperebutkan melalui babak play-off yang krusial. Leg kedua play-off dijadwalkan berlangsung pada 25 dan 26 Agustus, menjadi penentu akhir komposisi lengkap peserta.

UEFA membagi 36 kontestan ke dalam empat pot, masing-masing berisi sembilan tim. Penentuan pot didasarkan pada peringkat koefisien klub di awal musim. Namun, ada satu pengecualian penting: juara bertahan Liga Champions otomatis menempati posisi unggulan teratas di Pot 1.
Baca juga: Laba Hermina Anjlok Padahal Cuan Bertambah
Untuk sementara, Pot 1 diisi oleh deretan klub elite Eropa: Bayern Munchen, Real Madrid, Paris Saint-Germain, Liverpool, Manchester City, Inter Milan, Arsenal, Barcelona, dan Atlético Madrid. Nama-nama besar ini menjamin persaingan kelas atas.
Pot 2 juga tak kalah menarik, dihuni oleh Borussia Dortmund, AS Roma, Sporting CP, Aston Villa, FC Porto, Manchester United, Club Brugge, Real Betis, dan PSV Eindhoven. Kehadiran Man United di pot ini berarti mereka berpotensi bertemu lawan berat dari Pot 1.
Sementara itu, Pot 3 mencakup Feyenoord, Lille, Napoli, RB Leipzig, Villarreal, Shakhtar Donetsk, dan Galatasaray. Sedangkan Pot 4 yang bersifat sementara diisi oleh Slavia Prague, Stuttgart, Como, dan Lens. Susunan ini akan dikonfirmasi secara resmi oleh UEFA menjelang undian.
Status sebagai penghuni Pot 1 tidak serta-merta menjamin sebuah klub terhindar dari pertemuan dengan tim-tim kuat lainnya. Setiap klub akan menghadapi delapan lawan berbeda di fase liga, dengan dua lawan dari masing-masing pot, termasuk dari pot tempat mereka sendiri berada. Setiap pasangan pot akan menghasilkan satu pertandingan kandang dan satu tandang. Ini berarti, klub dari Pot 1 pun bisa saja berhadapan dengan dua tim unggulan lain dari Pot 1, menciptakan potensi laga-laga blockbuster.
Ada pula aturan pembatasan berdasarkan asosiasi nasional. Pada dasarnya, klub dari negara yang sama tidak akan saling bertemu di fase liga. Selain itu, satu klub maksimal hanya akan menghadapi dua lawan dari asosiasi nasional yang sama.
Undian fase liga Liga Champions 2026/27 dijadwalkan berlangsung di Monaco pada Jumat, 28 Agustus pukul 00.00 WIB. Setelah 29 klub lolos langsung dan tujuh lainnya dari babak kualifikasi, fase liga akan dimulai pada 8 September dan berlanjut hingga 27 Januari 2027. Setiap klub akan melakoni delapan pertandingan, terdiri dari empat laga kandang dan empat laga tandang, menjanjikan tontonan sepak bola kelas dunia selama berbulan-bulan.




Tinggalkan komentar