Ekonesia – Manchester City dikabarkan semakin dekat untuk mengamankan tanda tangan Ayyoub Bouaddi, gelandang muda sensasional asal Lille. Bintang berusia 18 tahun yang memukau di Piala Dunia 2026 bersama Timnas Maroko ini disebut-sebut hanya tinggal menunggu beberapa detail kecil sebelum kepindahannya ke Etihad Stadium resmi terwujud.
Baca juga: RAPBN 2026: Optimis Ekonomi, Realistis atau Mimpi?
Kabar mengenai ketertarikan City terhadap Bouaddi memang sudah lama berembus kencang. Kini, negosiasi antara kedua klub diklaim telah memasuki fase krusial, menunjukkan keseriusan The Citizens dalam memburu talenta menjanjikan ini.

Pakar transfer terkemuka, Fabrizio Romano, melaporkan bahwa Manchester City sedang berupaya keras mendapatkan lampu hijau dari pihak Lille. Pembicaraan intensif antara perwakilan kedua tim disebut telah mencapai tahap lanjutan, dengan sebagian besar persyaratan kesepakatan transfer dilaporkan "sangat dekat" untuk mencapai titik temu. Meski demikian, proses ini belum sepenuhnya rampung. Bouaddi sendiri masih perlu menyepakati persyaratan personal dengan Manchester City, sebuah langkah penting yang harus diselesaikan sebelum transfernya bisa diresmikan.
Baca juga: Skandal DSI Seret Dude Alyssa Ada Apa
Lille, di sisi lain, menyadari betul nilai aset berharga yang mereka miliki. Klub Prancis tersebut sebelumnya dikabarkan mematok harga fantastis, sekitar 85 juta poundsterling, untuk melepas Bouaddi. Presiden Lille, Oliver Letang, bahkan secara tegas menyatakan bahwa sang gelandang hanya akan diizinkan hengkang dengan banderol di atas 85 juta euro pada jendela transfer musim panas ini. Angka ini mencerminkan betapa tingginya potensi yang dilihat Lille pada Bouaddi.
Performa Bouaddi sepanjang musim 2025/2026 menjadi alasan utama mengapa namanya kini menjadi incaran klub-klub elite Eropa. Ia mencatatkan 35 penampilan sebagai starter dan lima kali masuk sebagai pemain pengganti di Ligue 1 dan Liga Europa. Panggung internasional di Piala Dunia 2026 semakin mengukuhkan reputasinya, di mana Bouaddi tampil sebagai starter sebanyak lima kali dan turut membantu Maroko melaju hingga babak perempat final. Penampilan impresif tersebut menegaskan statusnya sebagai salah satu gelandang muda paling menjanjikan di dunia.
Ketertarikan Manchester City terhadap Bouaddi juga tak lepas dari situasi lini tengah mereka yang dinamis. Rodri, pilar penting di lini tengah City, terus-menerus dikaitkan dengan kepindahan ke Barcelona. Jika gelandang asal Spanyol itu benar-benar hengkang, City tentu harus mencari sosok pengganti yang sepadan. Bouaddi, dengan potensi besar yang dimilikinya, dianggap mampu berkembang hingga mencapai level tersebut. Namun, masih belum jelas apakah City melihatnya sebagai pengganti langsung Rodri atau lebih sebagai investasi jangka panjang untuk masa depan klub.
Selain Bouaddi, nama Enzo Fernandez dari Chelsea juga belum sepenuhnya hilang dari radar City. Gelandang asal Argentina itu disebut-sebut menjadi pilihan utama Enzo Maresca, pelatih baru City, untuk mengisi kekosongan di lini tengah, mengingat keduanya pernah bekerja sama di Stamford Bridge. Situasi ini menempatkan Manchester City di persimpangan dua opsi menarik: Bouaddi menawarkan potensi jangka panjang yang luar biasa, sementara Fernandez dipandang sebagai pemain yang bisa memberikan kontribusi instan sejak musim pertamanya.
Namun, dengan negosiasi bersama Lille yang sudah mencapai tahap lanjutan, Ayyoub Bouaddi kini berada di posisi terdepan untuk menjadi salah satu rekrutan paling penting Manchester City pada bursa transfer musim panas ini.



Tinggalkan komentar