Ekonesia – Watford harus menelan pil pahit setelah takluk 0-1 dari Fiorentina dalam laga uji coba pramusim yang digelar di kandang mereka, Vicarage Road. Hasil akhir ini terasa ironis, mengingat The Hornets tampil begitu dominan dan agresif sepanjang setengah jam pertama pertandingan, menciptakan serangkaian peluang emas yang sayangnya tak mampu dikonversi menjadi gol.
Baca juga: Alaba Cedera Kram Real Madrid Panik?
Sejak peluit awal dibunyikan, Watford langsung tancap gas. Othmane Maamma menjadi pemain pertama yang mengancam gawang Fiorentina, memaksa kiper David De Gea melakukan penyelamatan penting. Tak lama berselang, Edoardo Bove, yang dipercaya mengenakan ban kapten, juga membuat De Gea berjibaku menyelamatkan gawangnya setelah menerima umpan tarik matang dari Kwadwo Baah. Tekanan Watford terus berlanjut tanpa henti. Marc Bola bahkan nyaris membuka keunggulan ketika tembakannya membentur mistar gawang usai memanfaatkan kerja keras Bove di lini pertahanan lawan. Pada menit ke-27, peluang kembali tercipta saat Hector Kyprianou merebut bola di dekat kotak penalti, namun umpan terobosan Bove kepada Maamma sedikit terlalu deras, sehingga kesempatan itu terbuang percuma.

Di tengah dominasi penuh tuan rumah, Fiorentina justru berhasil mencuri keunggulan. Tujuh menit menjelang turun minum, sebuah serangan balik cepat tim tamu sukses diselesaikan dengan dingin oleh Roberto Piccoli, yang menjebol jala Daniel Bachmann. Gol tersebut lahir di saat Watford sedang berada di puncak kendali permainan.
Baca juga: Jepang Catat Pertumbuhan Ekonomi Kuartal Kelima!
Memasuki babak kedua, pelatih Alessio Dionisi melakukan tiga pergantian pemain, termasuk memasukkan Iker Bravo. Piccoli kembali mendapatkan peluang emas, namun kali ini sepakannya tepat mengarah ke pelukan Bachmann. Watford kemudian melakukan pergantian pemain secara bertahap, total 11 pemain diganti sebelum laga memasuki menit ke-80. Perubahan masif ini membuat irama permainan The Hornets meredup. Hector Kyprianou sempat mengancam lewat sundulan melambung yang masih mampu ditepis kiper Fiorentina. Imran Louza juga kembali bermain dan mengambil alih ban kapten di pertengahan babak kedua.
Menjelang akhir pertandingan, kedua tim kesulitan menciptakan ancaman berarti. Watford baru mendapat kesempatan terbaik di menit-menit terakhir ketika Rocco Vata mengirim umpan terobosan kepada Luca Kjerrumgaard, namun eksekusi akhir yang kurang optimal membuat peluang menyamakan kedudukan terbuang sia-sia. Hingga peluit panjang berbunyi, Fiorentina sukses mempertahankan keunggulan 1-0.
Laga ini juga menyimpan makna emosional bagi Edoardo Bove. Mengenakan seragam tandang baru Watford, gelandang tersebut mengemban tugas sebagai kapten saat menghadapi Fiorentina, klub yang pernah ia bela ketika mengalami insiden kesehatan serius di lapangan pada Desember 2024. Bove tampil aktif sejak awal pertandingan dan menjadi salah satu motor permainan Watford, terutama di babak pertama saat timnya mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang.



Tinggalkan komentar