Ekonesia – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara terang-terangan menyampaikan keyakinan kuatnya terhadap kemampuan Destry Damayanti untuk memimpin Bank Indonesia. Destry, yang kini menjabat sebagai pelaksana tugas Gubernur BI, dinilai Purbaya memiliki kapasitas mumpuni untuk mengarahkan kebijakan moneter negara.
Baca juga: Haaland Cedera? Tenang, City Punya Jurus Ampuh!
Pandangan positif ini muncul setelah Perry Warjiyo resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur BI pada 25 Juli 2026. Dengan cepat, dewan gubernur BI menunjuk Destry Damayanti, yang sebelumnya menjabat Deputi Gubernur Senior, sebagai pemimpin sementara bank sentral. Penunjukan ini sesuai dengan amanat Pasal 50 ayat (2) Undang-Undang Bank Indonesia.

Purbaya menegaskan bahwa Destry bukanlah sosok asing dalam dunia kebijakan moneter. Ia memiliki rekam jejak panjang dan pemahaman mendalam tentang dinamika ekonomi dan keuangan. "Pengetahuannya sangat baik dan amat memadai untuk memastikan kebijakan moneter berjalan selaras dengan tuntutan kondisi saat ini," ujar Purbaya usai rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta pada Selasa (28/7/2026).
Baca juga: Hutan Lestari, Pangan Terjamin? Jurus Baru Pemerintah!
Destry akan mengemban tugas ini hingga Presiden Prabowo Subianto mengajukan nama calon Gubernur BI definitif kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Calon yang diusulkan nantinya akan menjalani uji kepatutan dan kelayakan di Komisi XI DPR. Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Mohamad Hekal, mengungkapkan bahwa pihaknya masih menanti usulan dari Presiden, dengan batasan maksimal tiga nama sesuai Undang-Undang P2SK. Saat ini, DPR masih dalam masa reses, sehingga proses tersebut belum dapat dimulai.









Tinggalkan komentar