Ekonesia – Tim nasional Spanyol kembali menunjukkan taringnya di panggung akbar Piala Dunia 2026. Dengan performa dominan dan kemenangan telak 3-0 atas Austria, La Furia Roja sukses mengamankan satu tempat di babak 16 besar, melanjutkan perjalanan mereka di turnamen paling bergengsi ini. Laga yang berlangsung di Los Angeles Stadium pada Jumat 3 Juli 2026 itu menjadi bukti kekuatan Spanyol yang tak terbantahkan.
Baca juga: Perang Dagang AS-China: Tarif Tembus 145%!
Sejak peluit awal dibunyikan, Spanyol langsung mengambil alih kendali permainan. Penguasaan bola mutlak menjadi ciri khas mereka, membuat Austria kesulitan mengembangkan permainan. Bintang muda Lamine Yamal menjadi motor serangan, berulang kali menciptakan ancaman serius ke gawang yang dijaga Alexander Schlager. Namun, ketangguhan pertahanan Austria yang dikomandoi David Alaba sempat membuat Spanyol frustrasi, bahkan sebuah keputusan wasit sempat dibatalkan oleh VAR di menit kesembilan.

Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-36. Marc Cucurella dengan cerdik mengirim umpan terukur yang langsung disambar Mikel Oyarzabal, mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Spanyol. Jelang turun minum, La Furia Roja nyaris menggandakan keunggulan. Tembakan keras Álex Baena sempat ditepis Schlager sebelum membentur tiang, sementara peluang emas Lamine Yamal juga belum berhasil dikonversi menjadi gol. Skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Baca juga: Pemain Muda MU Bikin Geger Kontrak Mewah Menanti
Memasuki babak kedua, Austria mencoba peruntungan dengan melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Florian Grillitsch, Carney Chukwuemeka, Marko Arnautović, dan Sasa Kalajdžić. Namun, perubahan strategi ini tak mampu meredam dominasi Spanyol. Gelombang serangan terus dilancarkan, memaksa Schlager bekerja keras menghalau tembakan Oyarzabal dan lini belakang Austria berjibaku melakukan blok krusial.
Tekanan tanpa henti Spanyol akhirnya membuahkan hasil di menit ke-66. Álex Baena kembali menunjukkan kontribusinya dengan mengirimkan assist matang kepada Pedro Porro yang tanpa kesulitan menggandakan keunggulan menjadi 2-0. Austria sempat mendapat secercah harapan melalui Sasa Kalajdžić, namun penyelesaian akhirnya melenceng dari sasaran. Ironisnya, hingga menit ke-80, Austria bahkan belum mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Di penghujung laga, saat Austria mencoba mencari celah untuk bangkit, Spanyol justru kembali menghukum mereka. Pada menit ke-89, Marc Cucurella kembali menjadi arsitek gol, mengirimkan umpan yang disambut Mikel Oyarzabal untuk gol keduanya malam itu, sekaligus mengubah skor menjadi 3-0. Gol tersebut juga menandai gol keempat Oyarzabal di Piala Dunia 2026, menjadikannya pencetak gol terbanyak bagi Spanyol di turnamen ini.
Menjelang peluit panjang, pelatih Spanyol melakukan rotasi pemain dengan memasukkan Gavi, Ferran Torres, Mikel Merino, Fabián Ruiz, dan Marc Pubill, menjaga ritme dan kesegaran tim. Hingga menit ke-90+5, Spanyol tetap tampil superior dan menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0. Hasil ini tidak hanya mengantar mereka ke babak 16 besar, tetapi juga menegaskan status Spanyol sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar Piala Dunia 2026. Mereka membuktikan diri sebagai tim yang tidak hanya menguasai bola, tetapi juga sabar mencari celah dan klinis dalam penyelesaian akhir.




Tinggalkan komentar