Ekonesia – Tim Nasional Swiss akhirnya berhasil memecah kebuntuan dan meraih kemenangan telak 4-1 atas Bosnia-Herzegovina dalam laga lanjutan Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan yang sempat berjalan alot selama lebih dari satu jam ini berubah drastis di 20 menit terakhir, membuka lebar jalan Swiss menuju fase berikutnya.
Baca juga: Liga Champions Panas Dendam Membara!
Awalnya, duel ini berlangsung tanpa gol hingga menit ke-70, menciptakan suasana tegang di lapangan. Kedua tim, yang sama-sama mengantongi hasil imbang di laga pembuka, sangat membutuhkan poin penuh. Bosnia sempat mengancam melalui striker veteran Edin Dzeko, namun upaya tembakannya berhasil diblok dan umpan silangnya gagal dimanfaatkan dengan baik oleh Benjamin Tahirovic. Sementara itu, Swiss memang mendominasi penguasaan bola, namun kesulitan menciptakan peluang berbahaya di babak pertama.

Memasuki paruh kedua, intensitas serangan Swiss mulai meningkat. Dan Ndoye hampir saja membuka skor dengan tendangan salto akrobatik, namun gol yang dinanti baru tercipta setelah pelatih melakukan pergantian strategis. Johan Manzambi dan Ruben Vargas dimasukkan saat waktu menyisakan sekitar 19 menit, dan keputusan ini langsung membuahkan hasil. Hanya tiga menit setelah menginjakkan kaki di lapangan, Manzambi langsung menyambar bola dengan tendangan voli keras, mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk keunggulan Swiss.
Baca juga: Rumah Impian Pekerja: Terobosan Baru Segera Hadir!
Petaka bagi Bosnia datang tak lama kemudian. Bek Tarik Muharemovic diganjar kartu merah oleh wasit setelah menjatuhkan Breel Embolo di area krusial. Bermain dengan sepuluh pemain, Bosnia semakin kesulitan membendung serangan Swiss. Keunggulan jumlah pemain ini dimanfaatkan sempurna oleh Ruben Vargas yang dengan tenang menyarangkan bola ke gawang lawan, menggandakan keunggulan Swiss menjadi 2-0.
Pesta gol Swiss belum berhenti. Manzambi kembali menunjukkan ketajamannya, mencetak gol keduanya malam itu. Pemain muda berusia 20 tahun ini menyelesaikan pergerakan apik Embolo dengan sentuhan dingin, menjadikan skor 3-0. Bosnia sempat memberikan perlawanan di masa injury time melalui tendangan keras Ermin Mahmic dari luar kotak penalti pada menit ke-93, yang berhasil memperkecil ketertinggalan. Namun, Swiss memastikan kemenangan telak 4-1 lewat eksekusi penalti Granit Xhaka di detik-detik akhir pertandingan.
Hasil impresif ini mengatrol Swiss ke puncak klasemen Grup B dengan koleksi empat poin dari dua pertandingan. Bosnia, dengan satu poin, masih memiliki harapan meski jalan mereka semakin terjal. Laga ini juga menjadi momen bersejarah bagi Edin Dzeko, yang kini tercatat sebagai pemain non-kiper keempat berusia 40 tahun atau lebih yang tampil di Piala Dunia, menyusul jejak legenda seperti Roger Milla, Luka Modric, dan Cristiano Ronaldo.
Menurut ulasan mendalam ekonosia.com, Swiss menampilkan karakter tim besar yang mampu mengatasi tekanan. Meskipun sempat kesulitan menembus pertahanan Bosnia selama 70 menit, mereka langsung menghukum lawan tanpa ampun begitu momentum berpihak. Masuknya Johan Manzambi menjadi titik balik krusial, sementara kartu merah Muharemovic benar-benar meruntuhkan pertahanan Bosnia di fase paling genting. Swiss kini patut diperhitungkan sebagai salah satu kuda hitam yang berpotensi menciptakan kejutan di babak gugur. Dapatkan informasi terkini dan analisis sepak bola komprehensif hanya di ekonosia.com.


Tinggalkan komentar