Gaji Rashford Bikin Barcelona Bayern Keder

El-Shinta

6 Juni 2026

3
Min Read

Ekonesia – Masa depan Marcus Rashford di kancah sepak bola masih diselimuti awan kelabu. Sang penyerang sayap belum juga menemukan kepastian klub mana yang akan dibelanya musim depan. Meskipun ia dikabarkan lebih condong untuk bertahan di Barcelona, kemungkinan ia merumput permanen di Camp Nou justru kian menipis.

Barcelona memang memiliki klausul untuk mempermanenkan Rashford. Namun, hingga kini, juara La Liga tersebut belum bersedia menyanggupi banderol yang dipatok Manchester United. Situasi ini sontak membuka pintu bagi raksasa Eropa lainnya untuk ikut meramaikan bursa transfer.

Gaji Rashford Bikin Barcelona Bayern Keder
Gambar Istimewa : gilabola.com

Di tengah ketidakpastian itu, nama Bayern Munchen kembali mengemuka. Juara Bundesliga tersebut aktif berburu amunisi baru di sektor sayap kiri untuk memperkuat skuad arahan Vincent Kompany. Sebelumnya, Die Roten sempat mengincar Anthony Gordon, namun pemain Inggris itu akhirnya berlabuh ke Barcelona pada bursa transfer musim panas lalu. Kegagalan mendapatkan Gordon membuat nama Rashford kembali mencuat dalam daftar incaran klub Bavaria tersebut.

Manchester United sendiri mematok harga sekitar 26 juta poundsterling atau setara Rp573 miliar untuk melepas pemain berusia 28 tahun itu secara permanen. Sementara itu, Barcelona dikabarkan hanya sanggup menawar di angka 13 juta poundsterling atau sekitar Rp287 miliar, sebuah selisih yang masih sangat jauh dari harapan Setan Merah.

Namun, hambatan sesungguhnya bukan pada biaya transfer, melainkan gaji fantastis sang pemain. Jurnalis kenamaan Bild, Christian Falk, mengungkapkan bahwa Bayern sebenarnya tidak memiliki masalah untuk membayar nilai transfer yang diminta Manchester United. Yang menjadi ganjalan utama adalah besaran gaji Rashford.

Setelah Manchester United berhasil lolos ke Liga Champions musim depan, Rashford kini mengantongi gaji sebesar 325.000 poundsterling per pekan, atau sekitar Rp7,16 miliar setiap minggu. Menurut Falk, Bayern enggan menggelontorkan dana sebesar itu untuk seorang pemain yang belum tentu menjadi pilar utama dalam skuad mereka.

Falk menjelaskan bahwa beberapa pekan lalu, Bayern selalu membantah rumor ketertarikan terhadap Rashford. Namun, situasinya berubah setelah target-target lain tidak lagi tersedia di pasaran. Meski demikian, Falk menilai kesepakatan transfer masih jauh dari kenyataan. Nama Rashford memang menarik bagi Bayern, tetapi klub Jerman itu masih menimbang beberapa opsi lain sebelum mengambil keputusan akhir. Falk juga mengingatkan bahwa dalam beberapa kasus sebelumnya, pemain yang awalnya bukan target utama bisa saja akhirnya direkrut. Oleh karena itu, meski bukan prioritas utama, pintu bagi Rashford belum sepenuhnya tertutup.

Barcelona memiliki tenggat waktu hingga 15 Juni untuk mengaktifkan klausul pembelian permanen Rashford. Jika tidak ada kesepakatan yang tercapai, Manchester United kemungkinan besar akan membuka diri untuk negosiasi dengan klub peminat lainnya. Untuk saat ini, Rashford masih menunggu kepastian. Barcelona belum bergerak sesuai harapan Manchester United, sementara Bayern Munchen masih mempertimbangkan apakah biaya gaji sang pemain sepadan dengan peran yang akan diberikan nanti.

Inti permasalahan Rashford kini bukan lagi tentang performa di lapangan hijau, melainkan struktur finansial yang mengikatnya. Bayern Munchen dikenal sangat disiplin dalam urusan gaji dan jarang memberikan kontrak besar kepada pemain yang belum diproyeksikan sebagai sosok kunci. Dengan kondisi tersebut, peluangnya merumput di Allianz Arena akan sangat bergantung pada kesediaannya untuk berkompromi terkait besaran gajinya.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post