Ekonesia – Kemenangan dramatis Arsenal atas West Ham United dengan skor tipis 1-0 telah membuka jalan lebar bagi The Gunners untuk mengamankan gelar Premier League lebih cepat dari perkiraan. Momen penuh ketegangan, termasuk keputusan VAR yang memicu perdebatan sengit, kini menjadi bagian dari sejarah manis bagi para pendukung Meriam London yang semakin dekat dengan trofi yang sudah lama dinanti.
Baca juga: SUV Baru Chery Siap Guncang Pasar? Intip Bocorannya!
Tambahan tiga poin krusial ini menempatkan skuad asuhan Mikel Arteta dalam posisi yang sangat menguntungkan. Saat ini, Manchester City masih memiliki tiga pertandingan tersisa, dengan poin maksimal yang bisa mereka raih adalah 83. Artinya, Arsenal hanya membutuhkan lima poin lagi dari dua pertandingan sisa mereka untuk secara matematis mengunci gelar juara Liga Inggris musim ini.

Namun, skenario perebutan gelar bisa berubah dengan sangat cepat. Jika Manchester City gagal meraih kemenangan saat menghadapi Crystal Palace pada Rabu mendatang, maka Arsenal akan memiliki kesempatan emas untuk memastikan gelar lebih awal. The Gunners dijadwalkan akan bertandang ke markas Burnley yang sudah terdegradasi pada Senin berikutnya, sebuah laga di mana mereka sangat difavoritkan untuk meraih poin penuh. Bahkan hasil imbang City melawan Palace saja sudah cukup untuk memberikan tekanan besar kepada tim asuhan Pep Guardiola, yang praktis dituntut tampil tanpa cela di sisa musim.
Baca juga: Tiket Kereta Bisa Dibatalkan Lebih Mudah!
Sebaliknya, jika City berhasil menaklukkan Crystal Palace, persaingan sengit ini akan berlanjut. Kemenangan tersebut akan membuat mereka hanya terpaut dua poin dari Arsenal, dengan masing-masing tim masih menyisakan dua pertandingan. Arsenal tetap harus fokus menyelesaikan tugas mereka di kandang Burnley. Jika berhasil menang, tekanan akan kembali beralih ke Manchester City, yang sehari kemudian akan menghadapi tantangan berat di markas Bournemouth.
Laga melawan Bournemouth bisa menjadi potensi sandungan serius bagi Manchester City. Tim berjuluk The Cherries ini masih berjuang keras untuk mengamankan posisi keenam klasemen, sebuah posisi yang berpotensi mengantar mereka ke kompetisi Eropa jika hasil dari Aston Villa mendukung. Artinya, Bournemouth dipastikan tidak akan menyerah begitu saja di hadapan sang juara bertahan. Meskipun City tetap diunggulkan, Bournemouth memiliki potensi untuk menjadi penghalang yang merepotkan bagi ambisi Guardiola.
Persaingan gelar bahkan masih sangat mungkin berlanjut hingga pekan terakhir musim ini. Skenario ini akan terjadi jika Manchester City terus menyapu bersih semua pertandingan sisa mereka, sementara Arsenal terpeleset dan kehilangan poin di salah satu laga terakhirnya.
Beberapa skenario juga memungkinkan kedua tim finis dengan perolehan poin yang sama. Misalnya, jika Arsenal kalah di dua laga terakhir sementara City meraih satu kemenangan dan dua hasil imbang. Atau, Arsenal dua kali imbang dan City berhasil meraih dua kemenangan serta satu hasil seri. Kemungkinan lain adalah Arsenal meraih satu kemenangan dan satu hasil imbang, sementara City sukses menyapu bersih tiga laga tersisa mereka.
Namun, jika persaingan harus ditentukan oleh selisih gol, Manchester City kemungkinan besar akan unggul. Saat ini, mereka hanya terpaut dua gol dari Arsenal dan masih memiliki satu pertandingan lebih banyak untuk dimainkan, memberikan mereka sedikit keunggulan dalam aspek tersebut.




Tinggalkan komentar