Ekonesia – Di tengah pusaran dinamika geopolitik global yang diperkirakan akan mewarnai tahun 2026, industri asuransi umum di Indonesia justru diproyeksikan mampu mempertahankan laju pertumbuhan yang menjanjikan. Wayan Pariama, Direktur Utama MPMInsurance, menegaskan bahwa peluang untuk terus mencetak kinerja positif sangat terbuka lebar, asalkan didukung oleh fondasi tata kelola yang semakin kokoh dan upaya perluasan cakupan pasar yang masif.
Baca juga: Hutan Lestari RI Gandeng FAO Makin Erat
Pengembangan sektor asuransi di Tanah Air sangat bergantung pada sinergi kebijakan dari pihak otoritas. Selain itu, peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya asuransi menjadi faktor krusial untuk mendongkrak penetrasi pasar. Lebih dari sekadar angka, kepercayaan konsumen adalah aset tak ternilai. Oleh karena itu, perbaikan berkelanjutan dalam sistem pengelolaan perusahaan dan jaminan perlindungan yang kuat bagi nasabah menjadi prasyarat mutlak untuk memupuk keyakinan publik.

Lalu, bagaimana sebenarnya prospek dan berbagai rintangan yang harus dihadapi untuk mendorong performa industri asuransi ke level berikutnya? Simak ulasan mendalam dari Syarifah Rahma bersama Wayan Pariama dalam program Power Lunch di CNBC Indonesia, yang tayang pada Jumat, 17 April 2026.




Tinggalkan komentar