Ekonesia – Angin segar berhembus di Anfield seiring kabar kepergian Mohamed Salah. Di tengah spekulasi masa depan bintang Mesir itu, sorotan kini tertuju pada seorang talenta belia, Rio Ngumoha, yang digadang-gadang siap mengisi kekosongan dan bahkan mewarisi nomor punggung keramat di Liverpool. Sebuah era baru tampaknya akan segera dimulai.
Baca juga: Donggala Genjot Hilirisasi Tuna Lokal Bersama BBP3KP
Musim ini, diwarnai performa tim yang pasang surut, Ngumoha muncul sebagai oase di tengah gurun. Winger berusia 17 tahun ini sukses mencuri perhatian publik dengan serangkaian penampilan memukau sejak menembus skuad utama asuhan Arne Slot. Namanya mulai diperbincangkan luas setelah mencetak gol penentu kemenangan di menit-menit akhir kontra Newcastle United pada Agustus lalu, hanya beberapa hari sebelum ulang tahunnya. Gol bersejarah itu menjadikannya pencetak gol termuda dalam sejarah klub, sebuah rekor yang langsung melambungkan namanya.

Meski awalnya sang pelatih memberikan kesempatan terbatas demi proses adaptasi, peran Ngumoha terus berkembang. Puncaknya, ia mendapat kepercayaan tampil sebagai starter untuk kali kedua di liga saat menghadapi Fulham pekan lalu. Kesempatan langka ini tak disia-siakan. Beroperasi dari sisi kiri, Ngumoha dengan brilian melewati bek kanan Timothy Castagne, lalu melepaskan tembakan melengkung indah ke sudut jauh gawang, mengukir namanya di papan skor. Tak hanya itu, ia juga turut berkontribusi dalam proses gol kedua yang dicetak Salah sebelum jeda. Kontribusi apik kedua pemain sayap ini seolah menjadi simbol estafet generasi, di mana sang wonderkid mulai unjuk gigi, sementara bintang Mesir itu bersiap mengakhiri perjalanannya di Merseyside.
Baca juga: Teh Lokal Terancam? Ini Strategi Selamatkan Petani!
Pada Maret lalu, Salah secara resmi mengumumkan niatnya untuk meninggalkan klub di akhir musim. Kepergiannya tentu akan meninggalkan lubang besar, namun di sisi lain, ini membuka peluang emas bagi Ngumoha untuk mengenakan nomor punggung impiannya. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Sky Sports, Ngumoha mengungkapkan bahwa nomor 73 memiliki arti khusus sebagai nomor pertamanya. Namun, ia tak menampik bahwa nomor 11 adalah target utamanya. Ia menyebut nomor tersebut terinspirasi dari idolanya, Neymar, saat masih membela Barcelona, serta tentu saja dari Salah yang telah mengukir banyak rekor fantastis dengan nomor tersebut.
Sejak debutnya di tim senior awal tahun lalu, perkembangan Ngumoha memang sangat pesat. Meski usianya masih sangat muda, ia banyak menyerap ilmu berharga dari para pemain senior, termasuk Salah. Ia teringat nasihat penting dari sang penyerang yang menekankan bahwa pemain top tidak hanya mengandalkan skill, tetapi juga harus konsisten dalam mencetak gol dan memberikan assist. Ngumoha juga menggambarkan Salah sebagai sosok yang bersahaja dan mudah didekati, meskipun telah meraih hampir semua pencapaian di dunia sepak bola. Pengalaman berlatih bersama pemain sekaliber Salah memberinya banyak pelajaran krusial.
Jika nantinya benar-benar mewarisi nomor punggung keramat tersebut, Ngumoha diyakini tak akan gentar menghadapi tekanan. Meski masih berjuang untuk mendapat tempat utama secara reguler, ambisinya membumbung tinggi. Ia secara terbuka menyatakan ingin meraih penghargaan Ballon d’Or, serta memenangkan banyak trofi bersama klub, termasuk liga domestik dan kompetisi Eropa. Lebih dari itu, ia juga bertekad untuk diakui sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Sebuah cita-cita setinggi langit yang siap ia kejar.


Tinggalkan komentar