Sidibe Menggila Bhayangkara Comeback Sempurna

El-Shinta

17 April 2026

2
Min Read

Ekonesia – Stadion Sumpah Pemuda menjadi saksi bisu sebuah drama sepak bola yang mendebarkan. Bhayangkara FC, yang dikenal sebagai The Guardian, berhasil membalikkan keadaan secara dramatis saat menjamu PSIM Yogyakarta, Jumat 17 April 2026. Kemenangan tipis 2-1 di pekan ke-28 BRI Super League 2025/26 ini tak lepas dari magis Moussa Sidibe yang kembali menjadi motor kebangkitan tim.

Laga baru berjalan sembilan menit, kejutan langsung menyelimuti kubu tuan rumah. PSIM Yogyakarta, yang dijuluki Laskar Mataram, berhasil memecah kebuntuan melalui aksi Sheva Maresca. Umpan terukur dari Corfe Deri Antony sukses dikonversi menjadi gol, membuat Bhayangkara tertinggal cepat di awal pertandingan.

Sidibe Menggila Bhayangkara Comeback Sempurna
Gambar Istimewa : gilabola.com

Tertinggal satu gol, skuad asuhan Paul Munster tak tinggal diam. Serangan demi serangan dilancarkan, namun pertahanan kokoh PSIM membuat upaya Bhayangkara sia-sia. Hingga jeda babak pertama, papan skor tak berubah 0-1 untuk keunggulan tim tamu. Statistik tembakan ke gawang bahkan menunjukkan Bhayangkara masih kesulitan menembus barisan belakang Laskar Mataram.

Memasuki paruh kedua, Bhayangkara FC tampil dengan semangat baru dan intensitas yang jauh berbeda. Hasilnya langsung terlihat pada menit ke-49. Nehar Sadiki berhasil menyamakan kedudukan setelah memanfaatkan umpan cermat dari Moussa Sidibe, membakar kembali asa The Guardian.

Momentum kebangkitan Bhayangkara tak terbendung. Hanya berselang tujuh menit dari gol penyama kedudukan, tepatnya menit ke-56, The Guardian berhasil membalikkan keadaan. Moussa Sidibe menjadi aktor utama dengan sundulan kepalanya yang tajam, menyambut umpan matang dari Moises Goucho, membuat Bhayangkara unggul 2-1.

Gol penentu ini bukan hanya sekadar angka bagi Sidibe. Ini adalah gol ke-10 dalam 10 pertandingan terakhirnya, sebuah catatan fantastis yang menunjukkan konsistensi luar biasa dari pemain asal Mali tersebut. Performa gemilangnya menjadi kunci utama kebangkitan Bhayangkara FC di putaran kedua liga.

Meski telah memimpin, Bhayangkara tak mengendurkan serangan. Mereka terus menekan pertahanan PSIM, namun tidak ada gol tambahan yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan oleh wasit Candra. Skor akhir 2-1 memastikan kemenangan dramatis bagi tuan rumah. Tiga poin krusial ini tidak hanya mendongkrak posisi Bhayangkara FC di papan klasemen sementara, tetapi juga menjadi bukti nyata ketangguhan mental dan semangat juang mereka untuk bangkit dari ketertinggalan.

Susunan Pemain
Bhayangkara FC: M Aqil Savik; Putu Gede Juni, Nehar Sadiki, Vinicius da Silva, Franky Missa; Ryo Matsumura, Sho Yamamoto, Wahyu Subo Seto; Henri Doumbia, Moussa Sidibe, Privat Mbarga.
PSIM Yogyakarta: Cahya Supriadi; Raka Cahyana, Andy Setyo, Maria van der Avert, Reva Adi; Sheva Maresca, Donny Warmerdam, Jose Valente; Corfe Deri Antony, Nermin Heljita, Norberto Vidal.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post