Ekonesia – Kabar buruk kembali menyelimuti kubu Arsenal setelah sang kapten andalan, Martin Odegaard, mengonfirmasi dirinya dihantam masalah lutut lagi. Cedera ini datang di saat The Gunners tengah memasuki periode paling krusial dalam perburuan gelar juara, baik di Liga Primer Inggris maupun kompetisi Eropa.
Baca juga: Spurs Terpuruk Akankah Terlempar dari Premier League
Gelandang kreatif asal Norwegia itu sebelumnya sempat absen panjang selama enam pekan akibat cedera lutut yang sama. Ia baru saja kembali merumput pekan lalu, tampil sebagai starter dalam kekalahan di Piala FA melawan Southampton, dan kemudian kembali dipercaya memimpin tim di Liga Champions UEFA menghadapi Sporting CP.

Namun, di tengah laga sengit di Lisbon, Odegaard tiba-tiba merasakan gangguan pada lututnya. Insiden tersebut terjadi tanpa adanya kontak fisik dengan pemain lawan, sebuah pertanda yang seringkali lebih mengkhawatirkan. Meskipun sempat melanjutkan permainan sekitar sepuluh menit, ia akhirnya terpaksa ditarik keluar lapangan.
Baca juga: Rashford Ungkap Debut Barca: 33 Menit Penuh Makna!
Akibat insiden tersebut, Odegaard dipastikan absen dalam pertandingan liga melawan Bournemouth akhir pekan lalu. Ia juga diperkirakan tidak akan bisa tampil pada leg kedua perempat final kompetisi Eropa kontra Sporting yang dijadwalkan Rabu malam WIB ini. Situasi ini tentu menimbulkan kecemasan besar di kalangan penggemar dan staf pelatih.
Melalui catatan program pertandingan, Odegaard menjelaskan bahwa cedera yang dialaminya kali ini tidak terlalu parah. Ia menegaskan tekadnya untuk segera pulih dan kembali membela tim secepat mungkin. "Saya sangat ingin kembali fit karena kami berada di fase paling penting musim ini," ujarnya, menyoroti pentingnya kehadirannya di lapangan.
Waktu kini menjadi musuh utama Odegaard. Ia harus berlomba dengan waktu untuk bisa kembali bugar menjelang laga super penting melawan Manchester City pada Minggu WIB mendatang. Pertandingan ini bukan sekadar tiga poin biasa; kemenangan akan mengembalikan keunggulan sembilan poin Arsenal di puncak klasemen liga domestik. Sebaliknya, kekalahan bisa membuka lebar pintu bagi rival terberat mereka untuk mengambil alih posisi teratas sebelum Arsenal kembali bertanding.
Konsistensi Odegaard musim ini memang sering terganggu. Selain cedera lutut yang berulang, ia juga sempat mengalami masalah bahu di awal musim. Tercatat, ia baru tampil sebagai starter dalam 13 pertandingan liga domestik dan hanya tiga kali dari total 11 laga timnya di kompetisi Eropa. Rentetan cedera ini jelas menghambat kontribusinya secara maksimal bagi tim Meriam London.




Tinggalkan komentar