Minyak mentah jenis Brent kini di angka US$6248 per barel. Sementara WTI terpuruk ke US$5798. Padahal baru beberapa hari lalu masih perkasa.
Baca juga: GIIAS 2025: Pengunjung Membludak, Transaksi Lesu?
Spekulasi damai Ukraina-Rusia jadi biang keladi. Investor ketar-ketir sanksi dicabut. Minyak Rusia kembali membanjiri pasar global.

Negosiasi alot AS-Ukraina di Jenewa belum membuahkan hasil. Deadline Thanksgiving terancam molor. Pasar minyak makin tak sabar.
Baca juga: Dana Segar UMKM BRI Gaspol Kucuran Rp55T
Mundurnya tenggat waktu kesepakatan bikin harga minyak makin liar. Ketidakpastian merajalela. Volatilitas harga tak terhindarkan.
Selain drama geopolitik, pasar juga dihantui surplus pasokan tahun depan. OPEC+ terus genjot produksi. Amerika juga tak mau kalah.
Jika Rusia ikut-ikutan menambah pasokan, harga minyak bisa makin berdarah-darah. Pasar siap-siap menghadapi era minyak murah.





Tinggalkan komentar