Ekonesia – Kejutan besar mengguncang persaingan papan atas Liga Inggris setelah Aston Villa secara tak terduga takluk di tangan Wolverhampton Wanderers. Bermain di markas Wolves, Stadion Molineux, The Villans harus mengakui keunggulan tim penghuni dasar klasemen dengan skor 0-2. Hasil mengejutkan ini bukan hanya pukulan telak bagi ambisi Villa menuju kompetisi Eropa, namun juga menjadi kemenangan kedua Wolves sepanjang musim ini yang justru sedang berjuang keras menghindari degradasi.
Baca juga: Jimenez Kirim Pesan Menyentuh di Balik Gelar Juara!
Laga yang berlangsung pada Sabtu dini hari tersebut awalnya berjalan monoton di babak pertama. Kedua kesebelasan tampak kesulitan menciptakan peluang berarti, membuat tempo permainan cenderung lambat dan minim gairah. Namun, dinamika berubah drastis setelah jeda turun minum, tepatnya pada menit ke-61.

Adalah Joao Gomes yang memecah kebuntuan, mencetak gol perdananya di Liga Inggris musim ini. Berawal dari umpan panjang akurat yang dikontrol dengan apik oleh Adam Armstrong, bola kemudian diteruskan tepat ke jalur lari Gomes. Tanpa ragu, gelandang tersebut melepaskan tembakan keras yang tak mampu dihalau kiper Emiliano Martinez. Wolves pun unggul satu gol.
Baca juga: Listrik Sampai Pelosok! PLN Genjot EBT di Sulawesi
Tertinggal satu angka, Aston Villa mencoba merespons dengan meningkatkan intensitas serangan. Mereka mendorong garis pertahanan lebih tinggi dan mendominasi penguasaan bola. Sayangnya, dominasi tersebut tidak diimbangi dengan kreasi peluang yang tajam dan mematikan di depan gawang lawan. Alih-alih menyamakan kedudukan, Villa justru kembali kebobolan di masa tambahan waktu. Sebuah serangan balik cepat dari Wolves berhasil dituntaskan oleh Rodrigo Gomes, mengunci kemenangan 2-0 untuk tim tuan rumah.
Kekalahan ini jelas mengerem laju Aston Villa dalam perebutan posisi teratas Premier League. Skuad asuhan Unai Emery kini tertinggal 10 poin dari pemuncak klasemen Arsenal dan berjarak lima poin dari Manchester City di peringkat kedua, dengan jumlah pertandingan yang sudah dimainkan lebih banyak. Catatan satu kemenangan dari lima laga liga terakhir juga menjadi sinyal bahaya bagi Villa. Tekanan kian memuncak mengingat dua laga berikutnya akan mempertemukan mereka dengan tim-tim yang berada tepat di bawahnya, yaitu Chelsea dan Manchester United, yang siap mengancam posisi mereka.
Unai Emery, sang pelatih, mengakui timnya harus segera menyatukan kembali fokus. Ia menegaskan bahwa target finis di posisi atas masih dalam kendali mereka, meskipun hasil kali ini jauh dari harapan. Kekalahan ini juga menggagalkan ambisinya untuk mencatatkan kemenangan ke-100 sebagai pelatih klub Birmingham tersebut. Senada dengan pelatihnya, gelandang Villa, Morgan Rogers, menyoroti kurangnya ketajaman tim di depan gawang. Menurutnya, penguasaan permainan tidak akan berarti banyak tanpa diiringi penciptaan peluang dan gol.
Di sisi lain, pelatih Wolves, Rob Edwards, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya. Ia menyebut kemenangan atas rival sesama Midlands itu sebagai momen penting yang berhasil menghubungkan tim dengan para pendukung setia di tengah situasi sulit yang mereka hadapi. Bagi Wolves, tambahan tiga poin ini mungkin belum mengubah posisi mereka di klasemen secara signifikan. Namun, bagi Aston Villa, kekalahan dari tim yang berada di dasar klasemen ini menjadi peringatan keras bahwa persaingan di papan atas tidak memberikan ruang sedikit pun untuk lengah, bahkan saat menghadapi lawan yang secara peringkat jauh di bawah.











Tinggalkan komentar