Ekonesia – Real Madrid berhasil menorehkan kemenangan meyakinkan 2-0 atas Levante dalam lanjutan pekan ke-20 LaLiga. Duel sengit di Santiago Bernabeu ini menjadi panggung kebangkitan El Real, dengan Kylian Mbappe dan Raúl Asensio sebagai pahlawan pencetak gol. Tiga poin krusial ini bukan sekadar angka di papan klasemen, melainkan suntikan moral vital setelah rentetan hasil minor yang sempat menguji mental skuad asuhan Carlo Ancelotti.
Baca juga: Kamar Mandi Bocor? Menteri Karding Cek Langsung Rumah Subsidi PMI!
Sejak peluit awal ditiup, Sang Raja Eropa langsung tampil mendominasi. Bola terus bergulir dari kaki ke kaki, mencoba membongkar barisan belakang Levante yang tampil sangat disiplin. Namun, hingga setengah jam pertandingan berjalan, upaya mencetak gol belum membuahkan hasil. Jude Bellingham sempat mengancam, namun pertahanan lawan yang rapat membuat setiap serangan Madrid seolah membentur tembok. Menjelang turun minum, intensitas permainan tetap tinggi, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor 0-0 tak berubah. Atmosfer di Bernabeu pun mulai diselimuti kecemasan.

Babak kedua menjadi cerita yang sepenuhnya berbeda. Real Madrid mengubah strategi dengan intensitas lebih tinggi dan tampil lebih agresif sejak awal. Titik balik terjadi pada menit ke-64. Kylian Mbappe, sang bintang Prancis, maju sebagai eksekutor penalti dan dengan tenang menuntaskan tugasnya, menjebol gawang Levante tanpa cela. Gol ini seolah membuka keran kepercayaan diri El Real, memantik gairah bermain yang luar biasa. Bernabeu pun bergemuruh, dan Madrid semakin nyaman menguasai jalannya laga, sementara semangat juang Levante mulai luntur.
Baca juga: Eco Driving: Irit BBM, Mobil Awet! Ini Triknya!
Tak puas dengan satu gol, Madrid terus menekan. Levante dipaksa bertahan dengan seluruh pemainnya di area sendiri. Hasilnya datang di menit ke-76. Raúl Asensio menyambut umpan dengan tandukan mematikan yang tak mampu dihalau kiper lawan. Skor berubah menjadi 2-0, dan kemenangan sudah di depan mata bagi Los Blancos. Di sisa laga, Real Madrid bermain cerdas, menjaga penguasaan bola, menurunkan tempo, dan nyaris tak memberi ruang bagi Levante untuk bereaksi. Peluit panjang berbunyi, mengukuhkan kemenangan 2-0 Real Madrid atas Levante.
Kemenangan ini lebih dari sekadar respons atas dua kekalahan sebelumnya. Madrid menunjukkan kematangan dalam mengelola pertandingan, terutama saat kesulitan menembus pertahanan lawan di babak pertama. Mbappe sekali lagi membuktikan kontribusi vitalnya sebagai faktor penentu. Bukan hanya soal gol penalti, melainkan dampak mental yang ia berikan kepada rekan setim dan lawan. Begitu ia mencetak gol, alur pertandingan langsung berpihak pada Madrid. Pertanyaannya sekarang, mampukah Sang Raja Eropa menjaga konsistensi ini? Jika performa babak kedua bisa dipertahankan, bukan mustahil Madrid kembali tampil dominan dan menekan rival-rivalnya di papan atas.











Tinggalkan komentar