Terkuak 11 Raksasa Ekonomi Siap Guncang Bursa

Agus Riyadi

30 Maret 2026

2
Min Read

Ekonesia – Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali membeberkan daftar calon emiten yang siap melantai di pasar modal. Mengejutkan, mayoritas dari mereka adalah perusahaan dengan aset super jumbo, menandakan geliat ekonomi yang kuat di sektor-sektor strategis. Data terbaru hingga akhir Maret 2026 menunjukkan ada 11 entitas bisnis beraset besar yang sedang dalam antrean penawaran saham perdana (IPO), dari total 12 perusahaan yang mengantre.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menjelaskan bahwa hanya satu dari dua belas perusahaan tersebut yang masuk kategori aset menengah, yaitu dengan nilai antara Rp 50 miliar hingga Rp 250 miliar. Sebelas perusahaan lainnya merupakan raksasa ekonomi dengan nilai aset di atas Rp 250 miliar. Fenomena ini mengindikasikan kepercayaan pasar yang tinggi terhadap perusahaan-perusahaan skala besar yang berpotensi mendongkrak indeks.

Terkuak 11 Raksasa Ekonomi Siap Guncang Bursa
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Antrean IPO ini juga mencerminkan keragaman sektor industri di Indonesia. Nyoman merinci, tiga perusahaan berasal dari sektor konsumer primer yang vital bagi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Masing-masing satu perusahaan mewakili sektor energi dan finansial. Dua perusahaan dari sektor kesehatan dan dua dari infrastruktur juga siap meramaikan bursa. Tak ketinggalan, dua perusahaan teknologi dan satu dari sektor transportasi & logistik turut melengkapi daftar ini, menunjukkan potensi pertumbuhan di berbagai lini bisnis.

Selain IPO, BEI juga mencatat aktivitas padat pada instrumen utang. Hingga akhir Maret 2026, terdapat 28 emisi dari 20 penerbit Efek Bersifat Utang dan Sukuk (EBUS) yang masih dalam proses. Secara kumulatif, bursa telah berhasil menerbitkan 45 emisi dari 30 penerbit EBUS, dengan total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp 50,87 triliun. Angka ini menunjukkan tingginya minat perusahaan untuk mencari pendanaan melalui jalur obligasi.

Sektor finansial mendominasi antrean obligasi dengan 10 perusahaan, diikuti oleh enam perusahaan dari sektor infrastruktur. Sektor lain seperti energi, konsumer primer, dan bahan baku juga turut berkontribusi dalam daftar ini. Di sisi lain, BEI juga mengungkapkan adanya satu perusahaan dari sektor properti yang tengah bersiap melakukan rights issue. Sepanjang tahun 2026, hingga 27 Maret, sudah ada tiga emiten yang menerbitkan saham baru dengan total nilai Rp 3,75 triliun, menambah dinamika pasar modal tanah air.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post