Ekonesia Ekonomi – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso bergerak cepat mengamankan pasokan ritel di tengah gelombang demonstrasi yang terjadi di berbagai daerah. Koordinasi intensif dilakukan dengan asosiasi pengusaha ritel untuk memastikan distribusi barang tetap lancar dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Dalam acara Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kementerian Pertanian, Sabtu lalu, Budi menegaskan kesiapan para pengusaha ritel dalam mendistribusikan barang. "Kami sudah koordinasi terus dengan asosiasi untuk tetap menjaga pasokan, termasuk juga yang di daerah-daerah," ujarnya. Sejauh ini, belum ada laporan kendala berarti yang diterima terkait distribusi barang.

Mendag juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan melakukan panic buying. Ia meyakinkan bahwa stok kebutuhan pokok di ritel modern maupun pasar tradisional dalam kondisi aman. "Semua produk, semua kebutuhan, baik di ritel maupun di pasar rakyat itu aman semua, ya. Stok aman semua," tegasnya.
Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (HIPPINDO) turut memberikan dukungan terhadap upaya pemerintah dalam menjaga keamanan dan ketertiban di pusat perbelanjaan selama masa demonstrasi. Ketua Umum HIPPINDO Budihardjo Iduansjah berharap semua pihak dapat menahan diri dan mengutamakan keselamatan bersama.
HIPPINDO juga meminta pemerintah untuk meningkatkan penjagaan di area publik dan membuka ruang dialog konstruktif dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi yang berkembang.
Gelombang demonstrasi sendiri telah berlangsung sejak akhir Agustus, dengan berbagai isu yang disuarakan, mulai dari penolakan kenaikan gaji DPR, tuntutan hak buruh, hingga aksi solidaritas terkait kasus tewasnya seorang pengemudi ojek online akibat kecelakaan. Informasi ini dihimpun dari Ekonesia Ekonomi –
Tinggalkan komentar