Sporting Lisbon Kejar Comeback Dramatis

El-Shinta

17 Maret 2026

3
Min Read

Ekonesia – Stadion Jose Alvalade akan menjadi saksi bisu pertarungan hidup mati bagi Sporting Lisbon. Rabu (18/3) dini hari pukul 03.00 WIB, The Lions menghadapi ujian maha berat saat menjamu Bodo/Glimt dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Kekalahan telak 0-3 pada pertemuan pertama di Norwegia pekan lalu menempatkan Sporting di ambang eliminasi, menuntut sebuah kebangkitan luar biasa untuk menjaga asa di kompetisi elite Eropa ini.

Situasi genting ini bukan yang pertama bagi Sporting. Klub asal Lisbon tersebut pernah menorehkan sejarah gemilang pada musim 1963-64, bangkit dari defisit tiga gol untuk menyingkirkan Manchester United dengan agregat 6-4, setelah melibas Setan Merah 5-0 di leg kedua. Kisah heroik itu kini menjadi inspirasi utama bagi tim asuhan Ruben Amorim. Harapan untuk mengulang keajaiban tersebut semakin membara mengingat rekor kandang Sporting yang sangat mengagumkan. Mereka berhasil memenangkan 17 dari 18 laga terakhir di Estadio Jose Alvalade, termasuk seluruh pertandingan di fase liga, dengan sepuluh kemenangan di antaranya diraih dengan selisih minimal tiga gol. Ditambah lagi, Sporting selalu superior saat berhadapan dengan tim Norwegia di kandang, meraih tiga kemenangan tanpa sekalipun kebobolan di ajang UEFA. Kondisi tim tuan rumah juga lebih bugar karena pertandingan liga akhir pekan mereka ditunda.

Sporting Lisbon Kejar Comeback Dramatis
Gambar Istimewa : gilabola.com

Di sisi lain, Bodo/Glimt datang dengan kepercayaan diri tinggi. Kemenangan telak di leg pertama berkat gol penalti Sondre Fet, Ole Blomberg, dan Kasper Hogh memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di Liga Champions menjadi lima laga beruntun. Perjalanan debut Bodo/Glimt di ajang paling bergengsi Eropa ini memang penuh kejutan. Mereka telah menunjukkan kapasitasnya untuk bersaing, bahkan menorehkan hasil impresif melawan tim-tim besar. Klub Norwegia ini kini berkesempatan mencetak sejarah sebagai tim pertama dari negaranya yang mencapai perempat final sejak Rosenborg pada musim 1996-97. Keunggulan tiga gol di leg pertama juga menjadi modal berharga, mengingat Bodo/Glimt selalu berhasil lolos dalam lima kesempatan sebelumnya di kompetisi UEFA saat memegang keunggulan serupa. Produktivitas gol mereka juga patut diwaspadai, dengan minimal dua gol tercipta dalam sembilan dari sebelas pertandingan terakhir di Liga Champions, dan selalu mencetak tepat dua gol dalam lima laga tandang terakhir mereka, empat di antaranya berakhir dengan kemenangan. Sama seperti Sporting, Bodo/Glimt juga tidak menjalani pertandingan domestik akhir pekan lalu karena liga mereka belum dimulai.

Dari kubu Sporting, kabar baik datang dengan kembalinya Maximiliano Araujo dan Pedro Goncalves dari sanksi larangan bermain. Keduanya siap memperkuat lini serang dan pertahanan. Namun, Fotis Ioannidis dan Ricardo Mangas masih absen karena cedera lutut, sementara Geovany Quenda dalam tahap pemulihan pasca operasi kaki. Luis Suarez, yang telah mencetak tiga gol dalam dua laga kandang terakhir di Liga Champions, akan menjadi tumpuan utama di lini depan.

Sementara itu, Bodo/Glimt kemungkinan besar akan mempertahankan susunan pemain yang sama seperti lima laga Eropa terakhir mereka. Kasper Hogh menjadi ancaman utama dengan lima gol dari lima pertandingan terakhir di kompetisi ini. Pelatih Kjetil Knutsen diprediksi akan mengandalkan trio Ole Didrik Blomberg, Jens Petter Hauge, dan Hogh untuk menggedor pertahanan Sporting.

Perkiraan Susunan Pemain

Sporting Lisbon: Silva; Fresneda, Diomande, Inacio, Araujo; Hjulmand, Morita; Catamo, Trincao, Goncalves; Suarez
Bodo/Glimt: Haikin; Sjovold, Bjortuft, Gundersen, Bjorkan; Evjen, Berg, Fet; Blomberg, Hogh, Hauge

Prediksi Skor

Sporting Lisbon diprediksi akan meraih kemenangan tipis 3-2. Namun, hasil ini kemungkinan tidak cukup untuk membalikkan keadaan, sehingga Bodo/Glimt tetap akan melaju ke babak berikutnya dengan agregat 5-3. Bodo/Glimt telah membuktikan kemampuannya bersaing di markas lawan, dan mereka diperkirakan akan memberikan perlawanan sengit. Meskipun Sporting memiliki rekor kandang yang sangat perkasa, menjaga gawang tetap perawan sepanjang pertandingan akan menjadi tantangan besar. Tuan rumah berpeluang memenangkan laga ini, tetapi mungkin belum cukup untuk mengamankan tiket ke perempat final.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post