Sektor Pertanian RI Kokoh di Tengah Gejolak Dunia!

Rachmad

25 Agustus 2025

2
Min Read
Sektor Pertanian RI Kokoh di Tengah Gejolak Dunia!

Ekonesia Ekonomi – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, menyampaikan rasa syukur atas ketahanan sektor pertanian Indonesia yang mampu mencatatkan pertumbuhan positif di tengah berbagai konflik global yang terjadi. Zulhas menyoroti bahwa di tengah ketidakpastian dan potensi bahaya yang ditimbulkan oleh konflik antar negara, sektor pangan, khususnya pertanian, justru mampu tumbuh signifikan.

Menurut Zulhas, pertumbuhan sektor pertanian mencapai 13,53 persen pada triwulan II tahun 2025. Capaian ini dinilai menggembirakan mengingat dinamika global yang penuh tantangan. Ia mencontohkan beberapa konflik yang sempat memanas di berbagai belahan dunia, seperti di Asia Selatan antara India dan Pakistan, serta ketegangan antara Thailand dan Kamboja.

Sektor Pertanian RI Kokoh di Tengah Gejolak Dunia!
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Zulhas berpendapat, pertumbuhan positif ini mengindikasikan bahwa kebijakan pemerintah Indonesia saat ini sudah berada di jalur yang tepat. Ia menyinggung sejarah Indonesia yang pernah mencatatkan pertumbuhan ekonomi hingga 7,5 persen per tahun, namun pencapaian tersebut membutuhkan waktu puluhan tahun.

"Kita syukuri tentu yang ada sekarang, alhamdulillah ekonomi kita tumbuh 5 persen di tengah-tengah dunia seperti itu. Tapi kita kalah cepat dibanding Tiongkok," ujar Menteri Koordinator Bidang Pangan tersebut.

Lebih lanjut, Zulhas menekankan bahwa upaya yang dilakukan oleh PAN dan pemerintah bukan semata-mata untuk pencitraan, melainkan demi kesejahteraan masyarakat. Ia meminta seluruh kader PAN untuk terus bekerja keras dan tidak hanya aktif menjelang pemilu.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 13,53 persen pada triwulan II-2025, meningkat signifikan dibandingkan triwulan sebelumnya yang hanya mencatat 9,74 persen.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post