Revolusi Tambang Alat Berat EV Hemat 85 Persen

Agus Riyadi

10 Januari 2026

2
Min Read

Ekonesia – Sektor pertambangan di Indonesia bersiap menghadapi era baru yang lebih efisien dan ramah lingkungan dengan hadirnya alat berat bertenaga listrik. Potensi adopsi teknologi ini dinilai sangat besar, seiring dengan komitmen pemerintah dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik (EV) dan transisi energi nasional. Direktur Product Support GM Tractors, Surateman, menyoroti bahwa penggunaan alat berat listrik mampu memangkas biaya operasional perusahaan secara drastis, mencapai efisiensi hingga 85-87 persen.

Transformasi ini bukan sekadar wacana. GM Tractors telah memulai penjualan produk alat berat berbasis EV, termasuk wheel loader dan crawler excavator listrik. Perusahaan menargetkan bahwa pada tahun 2025, segmen penjualan alat berat listrik ini akan menjadi motor utama pertumbuhan kinerja mereka. Fokus utama pemasaran adalah perusahaan-perusahaan besar, khususnya di sektor pertambangan, yang selama ini sangat bergantung pada bahan bakar minyak (BBM) dan mengeluarkan biaya operasional yang masif. Dengan beralih ke EV, pengeluaran untuk BBM dapat ditekan secara signifikan, berdampak langsung pada peningkatan profitabilitas.

Revolusi Tambang Alat Berat EV Hemat 85 Persen
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Selain sektor pertambangan, perusahaan yang memiliki infrastruktur kelistrikan yang memadai juga menjadi target pasar yang menjanjikan bagi pengembangan penjualan alat berat listrik. Strategi ini menunjukkan visi GM Tractors untuk tidak hanya menawarkan produk inovatif, tetapi juga solusi jangka panjang yang mendukung keberlanjutan bisnis dan lingkungan. Langkah ini menegaskan komitmen industri dalam mendukung agenda transisi energi Indonesia menuju masa depan yang lebih hijau dan efisien.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post