Rahasia Penjualan Saham GOTO Akhirnya Terkuak

Agus Riyadi

31 Maret 2026

2
Min Read

Ekonesia – PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) akhirnya angkat bicara mengenai transaksi penjualan saham yang dilakukan oleh Wakil Direktur Utama mereka, Catherine Hindra Sutjahyo. Penjelasan resmi ini dirilis manajemen GOTO sebagai respons atas permintaan klarifikasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI), bertujuan untuk menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di kalangan investor dan publik.

Dalam dokumen keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada Selasa 31 Maret 2026, GOTO menguraikan secara detail latar belakang pelepasan kepemilikan saham tersebut. Manajemen menegaskan bahwa transaksi yang dilakukan Catherine Hindra Sutjahyo merupakan bagian dari pelaksanaan opsi saham ESOP (Employee Stock Option Program) dan penjualan saham tersebut murni untuk memenuhi kebutuhan pribadi serta keluarga. Informasi ini telah tercatat dalam Laporan Kepemilikan Saham tertanggal 17 Maret 2026.

Rahasia Penjualan Saham GOTO Akhirnya Terkuak
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Terkait mekanisme penetapan harga, GOTO menjelaskan bahwa harga pelaksanaan opsi saham Catherine ditetapkan sebesar Rp2 per lembar, sementara harga penjualannya mencapai Rp52. Perseroan menekankan bahwa detail mengenai skema harga ini telah diungkapkan secara transparan dalam prospektus Penawaran Umum Saham Perdana (IPO) mereka. Dokumen tersebut secara jelas menyebutkan bahwa harga pelaksanaan opsi saham bervariasi antara Rp2 hingga Rp202 per saham, tergantung pada kesepakatan opsi antara GoTo Peopleverse Fund (GPF) dan masing-masing partisipan.

Secara spesifik untuk Catherine Hindra Sutjahyo, opsi saham yang dieksekusi pada 16 Maret 2026 memang memiliki harga pelaksanaan Rp2 per saham. Penetapan harga opsi ini, termasuk pemberian opsi sahamnya, telah melalui persetujuan Komite Nominasi dan Remunerasi serta Dewan Komisaris, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sementara itu, harga penjualan saham mengikuti harga pasar yang berlaku pada tanggal 16 dan 17 Maret 2026.

GOTO juga memberikan gambaran lebih lanjut mengenai GPF, sebuah entitas krusial yang bertanggung jawab mengelola dan mengadministrasikan program kepemilikan opsi saham bagi karyawan. Dalam prospektus IPO, disebutkan bahwa GPF dapat mengelola hingga 106.908.291.844 opsi saham, di mana setiap opsi dapat dikonversi menjadi satu Saham Seri A milik Perseroan.

Data per 10 Maret 2022 menunjukkan, GPF telah mengalokasikan 81.427.187.311 opsi saham kepada 10.394 partisipan yang berhak. Selanjutnya, per 27 Maret 2026, GPF tercatat memiliki 38.491.941.873 Saham Seri A GOTO, baik secara langsung maupun tidak langsung. Pada tanggal tersebut, jumlah opsi saham yang telah dialokasikan mencapai 28.796.054.944 kepada 3.127 partisipan. Penjelasan komprehensif ini diharapkan dapat memberikan kejelasan penuh kepada publik dan para pemangku kepentingan.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post