Rahasia BUMN Nuklir yang Mati Suri!

Rachmad

17 Mei 2025

2
Min Read
Rahasia BUMN Nuklir yang Mati Suri!

TeraNews Bisnis – PT Industri Nuklir (Persero) atau Inuki, satu-satunya BUMN di Indonesia yang bergerak di bidang teknologi nuklir, tengah menjadi sorotan. Bukan karena prestasi gemilang, melainkan karena sengketa aset dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan fakta mengejutkan: Inuki telah berhenti beroperasi sejak Juni-Agustus 2022.

Berdiri sejak 1996 dengan nama PT Batan Teknologi (Persero), Inuki awalnya dibentuk dari tiga pusat penelitian BATAN yang memiliki potensi komersial. Ketiga pusat tersebut fokus pada produksi radioisotop dan radiofarmaka untuk keperluan medis dan industri, produksi elemen bakar nuklir untuk reaktor riset BATAN, serta jasa teknik, khususnya machining untuk komponen industri. Perusahaan ini berganti nama menjadi PT Inuki (Persero) pada 2014 untuk meningkatkan daya saing.

Rahasia BUMN Nuklir yang Mati Suri!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Namun, perjalanan Inuki terhenti. Permasalahan muncul sejak 2021 ketika pemerintah mengintegrasikan lembaga riset ke dalam BRIN. Kepala BRIN, Laksana Tri Handoko, mengusulkan pengalihan aset Inuki ke BRIN dengan alasan Inuki tidak memenuhi standar keamanan pengolahan nuklir sesuai regulasi, menimbulkan kekhawatiran akan bahaya lingkungan dan erosi kepercayaan publik terhadap teknologi nuklir.

Usulan tersebut telah mendapat restu Kementerian BUMN, namun terganjal di Kementerian Keuangan. Kementerian Keuangan melihat potensi kerugian negara dalam proses hibah aset senilai Rp20,9 miliar, sementara BRIN harus menanggung biaya dekontaminasi dan pengolahan limbah hingga Rp70 miliar. Hal ini membuat proses pengalihan aset tertunda.

Lebih mengejutkan lagi, Direktur Utama Inuki, R. Herry, mengungkapkan bahwa Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) telah mencabut izin operasi Inuki pada Juni-Agustus 2022. Dengan pencabutan izin dan keterbatasan fasilitas, Inuki dinyatakan tak mampu lagi memenuhi ketentuan Undang-Undang Ketenaganukliran dan peraturan terkait. Akibatnya, perusahaan ini praktis sudah tidak beroperasi dan tidak menghasilkan limbah. Sengketa aset dan penghentian operasional Inuki menjadi misteri yang perlu diungkap tuntas.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post