Ekonesia – Sebuah rencana ambisius dari Kementerian Keuangan untuk mengubah wajah PT Permodalan Nasional Madani PNM menjadi bank khusus Usaha Mikro Kecil dan Menengah UMKM kini mendapat sorotan. Otoritas Jasa Keuangan OJK melalui Ketua Dewan Komisioner Friderica Widyasari Dewi atau akrab disapa Kiki menyatakan kesiapan mereka untuk mengikuti keputusan final terkait inisiatif tersebut.
Baca juga: Nasib Karyawan BUMN Kapal Di Ujung Tanduk
Kiki menegaskan bahwa OJK pada prinsipnya menyambut baik gagasan yang dilontarkan oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Pihaknya siap mengambil peran vital dalam mengawal dan memantau operasional PNM. "Selama ini PNM sudah berada dalam pengawasan kami sebagai lembaga sui generis," ujar Kiki dalam sebuah kesempatan di Jakarta baru-baru ini.

Dukungan OJK ini tidak lepas dari harapan bahwa transformasi PNM akan mampu mengalirkan Kredit Usaha Rakyat KUR secara lebih efektif dan langsung menjangkau masyarakat luas. OJK berkomitmen untuk memastikan bahwa PNM, sebagai entitas yang banyak berinteraksi dengan publik, beroperasi sesuai regulasi yang berlaku. "Kami mendukung penuh dalam aspek pengawasan agar PNM senantiasa menjaga sisi prudensial dan kepatuhan serta perilaku pasar mereka," tambah Kiki.
Baca juga: Madrid Incar Bek Arsenal Mahal!
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa konsep besar ini telah mengantongi restu dari Presiden Prabowo Subianto. Purbaya berencana mengambil alih PNM dari BPI Danantara untuk selanjutnya menempatkannya sebagai badan layanan umum di bawah Kementerian Keuangan, kemungkinan di bawah PT SMI atau PIP.
"PNM akan bertransformasi menjadi bank yang fokus menyalurkan KUR," jelas Purbaya saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR. Ia menambahkan, pembentukan bank UMKM ini bukan sekadar urusan pembiayaan. Purbaya bertekad membangun sebuah ekosistem terintegrasi yang komprehensif untuk mendorong pertumbuhan UMKM.
Ekosistem yang dimaksud akan mencakup layanan konsultasi, program pelatihan, strategi pemasaran, hingga penjaminan kredit. "Saya akan bangun ekosistem pendukung pengembangan UMKM secara terintegrasi, ada penasihatnya, ada pelatihannya, ada pemasarannya, ada penjamin kreditnya, dan lain-lain," pungkas Purbaya.
Saat ini, konsep tersebut masih dalam tahap negosiasi dengan Danantara. Sebagai informasi, PNM saat ini merupakan entitas anak usaha dari PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk BBRI, di mana BRI sendiri dikendalikan oleh Danantara.





Tinggalkan komentar