Ekonesia – Sebuah pertemuan penting yang memicu spekulasi terjadi di kediaman pribadi Presiden terpilih Prabowo Subianto di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Pada Minggu sore, 4 Januari 2026, Prabowo menerima kunjungan Rosan Roeslani, sosok yang dikenal sebagai CEO Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal. Agenda utama mereka berdua? Membahas sejumlah rencana strategis bernilai ratusan triliun rupiah yang berpotensi mengubah lanskap investasi nasional.
Baca juga: Borong Buah Segar Diskon 20%! Besok Aja!
Dalam pertemuan eksklusif tersebut, Rosan Roeslani melaporkan perkembangan terkini mengenai lima proyek hilirisasi ambisius yang digarap oleh Danantara Indonesia. Proyek-proyek raksasa ini dijadwalkan akan memulai proses groundbreaking pada awal bulan depan, tersebar di berbagai provinsi di seluruh penjuru Indonesia. Total investasi yang digelontorkan untuk inisiatif ini tidak tanggung-tanggung, mencapai US$ 6 miliar atau setara dengan angka fantastis Rp 100 triliun. Angka ini diharapkan mampu menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja baru di Tanah Air.

Selain proyek hilirisasi, diskusi juga menyentuh kemajuan program Waste to Energy. Inisiatif cerdas ini berfokus pada upaya mengubah sampah menjadi sumber energi yang berharga, seperti listrik, panas, atau bahan bakar, melalui pemanfaatan berbagai teknologi mutakhir. Metode seperti pembakaran, gasifikasi, dan digesti anaerobik menjadi kunci dalam proses ini. Tujuannya jelas, tidak hanya mengurangi volume sampah terbuka yang selama ini menjadi masalah lingkungan serius, tetapi juga membuka potensi ekonomi baru yang berkelanjutan, mengubah limbah menjadi berkah bagi masyarakat dan negara.
Baca juga: MU Krisis Pelatih Muda Ini Jadi Solusi?
Informasi mengenai pertemuan strategis ini pertama kali mencuat melalui unggahan resmi akun Instagram Sekretariat Kabinet, memicu antusiasme dan harapan publik akan terwujudnya lompatan besar dalam investasi dan pembangunan nasional di bawah kepemimpinan mendatang.











Tinggalkan komentar