TeraNews Bisnis – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melontarkan pujian selangit kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Presiden, Jakarta, Senin (5/5). Prabowo mengakui keberhasilan pemerintahan Jokowi, yang kini telah memasuki masa purnabakti di Solo, masih terasa hingga saat ini, khususnya dalam hal ketahanan pangan dan pengendalian inflasi.
Baca juga: Asuransi Kena Getah OJK Ada Apa Gerangan
"Kita bisa surplus beras selama beberapa bulan berturut-turut, Februari, Maret, April, Mei. Ini tak lepas dari peran besar Pak Jokowi saat masih menjabat Presiden," tegas Prabowo. Ia bahkan bercerita tentang proses pengangkatan Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian. Prabowo, kala itu masih menjabat sebagai Menhan, langsung menghadap Jokowi dan mengusulkan Amran karena pengalaman dan kapabilitasnya yang mumpuni dalam memajukan sektor pertanian. "Tanpa pangan yang cukup, tentara pun tak bisa berbuat banyak," jelasnya menekankan pentingnya ketahanan pangan bagi pertahanan negara.

Data Kementerian Pertanian pada 26 April lalu mencatat stok beras mencapai 3,18 juta ton, dan bertambah sekitar 1 juta ton berkat panen April. Prestasi ini, menurut Prabowo, merupakan buah dari kebijakan Jokowi.
Baca juga: Stok Aman! Mendag Jamin Ritel Tak Terguncang Demo?
Tak hanya soal ketahanan pangan, Prabowo juga memuji strategi Jokowi dalam mengendalikan inflasi. Indonesia, sebut Prabowo, masuk dalam lima negara dengan angka inflasi terendah dunia. "Ini hasil kepemimpinan dan manajemen Pak Jokowi. Pengalaman beliau sebagai Wali Kota mungkin jadi kunci, pengalaman yang tak diajarkan di Harvard atau MIT," puji Prabowo.
Data BPS menunjukkan inflasi Indonesia month to month (mtm) April 2025 sebesar 1,17 persen, year to year (yoy) 1,95 persen, dan year to date (ytd) 1,56 persen. Keberhasilan ini, menurut Prabowo, merupakan warisan berharga dari pemerintahan Jokowi yang patut diapresiasi.











Tinggalkan komentar