TeraNews Bisnis – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menorehkan prestasi gemilang! Subholding Upstream Pertamina ini berhasil membukukan produksi migas sebesar 1,043 juta barel setara minyak per hari (MBOEPD) pada kuartal I tahun 2025. Angka ini sedikit lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yakni 1,042 MBOEPD. Kenaikan produksi ini menjadi bukti nyata komitmen PHE dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Baca juga: Tangis Messi Pecah! Akhir Era di Argentina?
Hingga Maret 2025, PHE telah menyelesaikan sejumlah kegiatan eksplorasi dan pengembangan yang signifikan. Tercatat, PHE menyelesaikan pengeboran 5 sumur eksplorasi, 206 sumur pengembangan, 248 sumur workover, dan 9.207 well service. Semua angka tersebut menunjukkan peningkatan dibandingkan dengan capaian pada kuartal I tahun 2024.

Direktur Utama PHE, Chalid Said Salim, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian ini. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh tim PHE, didukung penuh oleh mitra kerja dan pemangku kepentingan. Chalid menekankan penerapan nilai AKHLAK (Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif) serta inovasi dan kolaborasi sebagai kunci keberhasilan.
Baca juga: Banjir Limboto Paksa Panen Dini!
"Capaian ini merupakan bukti nyata komitmen kami dalam mewujudkan ketahanan energi nasional," ujar Chalid. Ia menambahkan bahwa PHE terus berupaya meningkatkan produksi melalui berbagai strategi, termasuk akselerasi Put on Production (POP) sumur eksplorasi Akasia Prima dan sejumlah proyek lainnya.
Tidak hanya peningkatan produksi, PHE juga berhasil menambah cadangan migas. Pada kuartal I/2025, PHE mencatatkan penambahan sumber daya 2C sebesar 42,75 juta barel setara minyak (MMBOE), serta penemuan cadangan migas terbukti (P1) sebesar 12,41 juta barel setara minyak (MMBOE).
VP Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, menambahkan bahwa kinerja positif PHE ini akan sangat mendukung upaya menjaga ketahanan energi nasional dari sisi hulu. "Ini bukti nyata Pertamina Grup dalam menjalankan tugas keamanan dan ketahanan energi nasional," tegas Fadjar. Keberhasilan PHE ini diharapkan dapat menjadi pendorong semangat bagi industri migas nasional.











Tinggalkan komentar