Petani Bali Untung Besar! Inovasi Pertamina Dongkrak Panen

Rachmad

12 Mei 2025

2
Min Read
Petani Bali Untung Besar! Inovasi Pertamina Dongkrak Panen

TeraNews Bisnis – Gagal panen mengancam petani Desa Uma Palak Lestari, Denpasar Utara, Bali. Namun, berkat inovasi sistem pengairan Suplai Energi Manajemen Irigasi Uma Palak (SIUMA) dari PT Pertamina (Persero), nasib mereka kini berubah drastis. SIUMA, yang terintegrasi dengan sensor kelembaban tanah berbasis IoT dan terhubung langsung ke grup WhatsApp petani, memungkinkan pengambilan keputusan irigasi secara real time.

I Made Darayasa, salah satu petani setempat, mengungkapkan betapa krusialnya sistem ini. "Subak kami sering kekurangan air saat kemarau, membuat produksi padi menurun. Sekarang, berkat SIUMA, irigasi lahan padi kami jauh lebih baik," ujarnya. Sistem ini juga didukung pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) 21 kWp dan mikrohidro yang memanfaatkan limbah non-B3 dari AFT Ngurah Rai Pertamina Patra Niaga, sehingga hemat biaya.

Petani Bali Untung Besar! Inovasi Pertamina Dongkrak Panen
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menjelaskan Desa Uma Palak merupakan bagian dari program Desa Energi Berdikari (DEB). "DEB Uma Palak Lestari berhasil mengurangi emisi karbon hingga 27,3 ton CO2 ekuivalen per tahun," kata Fadjar. Program ini telah memberdayakan 408 petani, termasuk 24 perempuan, melalui akses energi terbarukan (EBT), pelatihan pertanian organik, dan peningkatan peluang ekonomi lewat wisata dan produk hasil tani.

Lurah Peguyangan, I Gede Sudi Arcana, menambahkan, inovasi ini menekan biaya operasional hingga Rp700 ribu per bulan. Produksi padi organik pun meningkat 2,3 kali lipat, dari 5,1 ton/ha menjadi 7,5 ton/ha, menghasilkan omzet Rp476 juta per tahun dari lima hektare sawah. Penggunaan traktor elektrik juga menghemat biaya operasional pengolahan sawah dari Rp25 ribu menjadi Rp15 ribu per are.

Lebih dari sekadar peningkatan produksi, DEB Uma Palak kini berkembang menjadi kawasan ekowisata edukatif yang menarik sekitar 72 ribu wisatawan per tahun, menghasilkan pendapatan tambahan Rp64 juta bagi warga. Program ini selaras dengan komitmen Pertamina dalam mendukung transisi energi dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya TPB 2 (Tanpa Kelaparan), TPB 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), dan TPB 13 (Penanganan Perubahan Iklim).

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post