Ekonesia – Sebuah drama menegangkan tersaji di ajang Coppa Italia, saat Lazio berhasil mengamankan tiket ke babak semifinal. Kemenangan ini diraih setelah menaklukkan Bologna melalui adu penalti yang dramatis, menyusul hasil imbang 1-1 sepanjang 90 menit waktu normal di markas Bologna. Ini menandai kali kedua dalam tiga musim terakhir tim ibu kota Italia tersebut melangkah ke fase empat besar.
Baca juga: Madura Segera Bebas dari "Siksa" Listrik!
Sejak peluit kick-off dibunyikan, tensi pertandingan langsung terasa membara. Tuan rumah Bologna tampil agresif, menciptakan beberapa peluang berbahaya. Kiper Lazio, Ivan Provedel, dipaksa melakukan penyelamatan gemilang di menit ke-11 dari tendangan Santiago Castro. Tekanan Bologna membuahkan hasil di menit ke-30, ketika Castro berhasil menyundul bola sepak pojok kiriman Nikola Moro, menaklukkan Provedel dan membawa timnya unggul 1-0. Gol ini menjadi catatan langka bagi Bologna yang jarang unggul lebih dulu di kandang.

Tertinggal satu gol, Lazio berupaya keras menyamakan kedudukan sebelum jeda. Sebuah tendangan voli Daniel Maldini berhasil ditepis Lukasz Skorupski. Sayangnya, Maldini harus ditarik keluar lapangan karena cedera, digantikan oleh Tijjani Noslin. Pergantian ini, yang awalnya terlihat sebagai kemalangan, justru menjadi titik balik krusial bagi skuad Biancocelesti.
Baca juga: Gas Jadi Kunci Swasembada Energi Prabowo?
Benar saja, di awal babak kedua, Noslin langsung membuktikan keputusannya. Ia berhasil mencetak gol penyeimbang setelah menyambar umpan silang akurat dari Fisayo Dele-Bashiru. Gol ini membangkitkan semangat Lazio, yang mulai mendominasi jalannya pertandingan dan menciptakan lebih banyak peluang. Namun, hingga 90 menit waktu normal berakhir, skor 1-1 tetap bertahan, memaksa pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Sesi adu penalti dibuka oleh Nuno Tavares dari Lazio yang sukses mengarahkan bola ke sudut bawah gawang. Keunggulan Lazio semakin nyata ketika tendangan Lewis Ferguson dari Bologna berhasil digagalkan oleh Provedel. Boulaye Dia kemudian menambah keunggulan Lazio, meskipun Thijs Dallinga sempat memperkecil ketertinggalan untuk Bologna.
Adam Marusic kembali memperlebar jarak keunggulan Lazio. Tekanan kian memuncak bagi Bologna saat Riccardo Orsolini gagal menuntaskan tugasnya, dengan tendangannya melenceng dari sasaran. Momen penentu akhirnya tiba di kaki Kenneth Taylor. Dengan tenang, ia mengeksekusi penalti terakhir, memastikan kemenangan 4-1 bagi Lazio di babak adu penalti dan mengunci tempat mereka di semifinal.
Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Bologna di kandang, yang kini tanpa kemenangan dalam delapan pertandingan kompetitif terakhir. Sebaliknya, Lazio melanjutkan tren positif mereka dengan tidak terkalahkan dalam enam laga tandang terakhir. Kemenangan dramatis ini memberikan suntikan kepercayaan diri yang besar bagi Lazio untuk menghadapi tantangan di babak semifinal Coppa Italia.





Tinggalkan komentar