Ekonesia – Manchester United tengah di ambang revolusi besar di sektor gelandang, namun di tengah hiruk pikuk rencana mendatangkan bintang baru, satu nama justru muncul sebagai fondasi masa depan klub: Kobbie Mainoo. Gelandang muda berbakat ini kini bukan hanya kembali menjadi sorotan, melainkan juga diplot sebagai permata berharga yang akan segera diganjar kontrak jangka panjang.
Baca juga: Garnacho Dilepas? MU Nego Chelsea, Santos Jadi Rebutan!
Prioritas utama Setan Merah pada jendela transfer mendatang memang tertuju pada pembenahan jantung permainan. Setelah sebelumnya fokus pada lini serang, kini klub berencana merekrut dua gelandang anyar. Salah satunya dipersiapkan untuk mengisi kekosongan yang mungkin ditinggalkan Casemiro, yang kontraknya akan berakhir. Spekulasi mengenai kepergian Manuel Ugarte juga menambah potensi perubahan drastis di lini tengah menjelang musim 2026/2027.

Situasi ini kontras dengan kondisi enam pekan lalu. Kala itu, masa depan beberapa pilar lini tengah masih diselimuti ketidakpastian. Bruno Fernandes sempat dirumorkan bakal hengkang, dan prospek Mainoo untuk berkembang di bawah arahan pelatih seperti Ruben Amorim terlihat minim. Namun, kini keadaan berbalik 180 derajat. Fernandes kembali menunjukkan kenyamanan, dan peluang tampil di Liga Champions diyakini akan membuatnya bertahan. Sementara itu, Mainoo justru mengalami lonjakan performa paling signifikan, terutama sejak Michael Carrick memberinya kepercayaan penuh.
Baca juga: Chelsea Dekati Bintang Liga Primer!
Mainoo Kembali Mengukir Perbedaan di Lapangan
Gelandang jebolan akademi United ini tidak hanya kembali ke tim utama, tetapi juga memamerkan kualitas yang mengingatkan publik pada terobosan gemilangnya di paruh kedua musim 2023/2024. Dalam kemenangan krusial atas Tottenham akhir pekan lalu, Mainoo tampil mendominasi dan dinobatkan sebagai pemain terbaik di lapangan.
Carrick melihat perkembangan Mainoo sebagai tahap alamiah bagi seorang pemain muda yang mulai menemukan ritme permainannya. Ia menilai usia dan pengalamannya di laga-laga besar menjadi bekal berharga dalam membangun konsistensi. Menurut Carrick, bermain berdampingan dengan Casemiro juga memberikan pengaruh signifikan. Banyak pelajaran yang diserap Mainoo, bahkan secara tidak sadar, hanya dengan berada di lapangan bersama pemain sarat pengalaman. Carrick menegaskan, naik turunnya penampilan adalah hal wajar bagi pemain muda, dan yang terpenting adalah bagaimana klub mengelola proses tersebut. Saat ini, Carrick menilai Mainoo sedang berada dalam periode gemilang. Kontribusinya terasa nyata, dan staf pelatih akan terus mendampinginya agar perkembangannya tetap terjaga.
Kontrak Lawas, Peran Sudah Kelas Dunia
Di balik performa impresif tersebut, tersimpan sebuah ironi. Mainoo masih termasuk salah satu pemain dengan upah paling rendah di skuad, lantaran ia terikat kontrak yang ditandatangani saat berusia 17 tahun pada Februari 2023. Meskipun kembalinya ia ke tim utama memicu klausul bonus, nilainya tetap sangat timpang dibandingkan banyak rekan setimnya.
Kini, situasi tersebut ingin segera diperbaiki. United sejak awal tidak pernah berniat melepas Mainoo. Setelah posisinya kembali kokoh di tim, manajemen klub berencana memulai negosiasi kontrak baru sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya. Targetnya, kesepakatan ini bisa tercapai sebelum musim berakhir. Langkah ini dinilai vital jelang jendela transfer. Dengan penampilan terkini, Mainoo hampir selalu menjadi langganan starter. Jika Fernandes menempati peran nomor 10, maka hanya tersisa satu posisi di lini tengah terbaik United, yang berpotensi diisi oleh pemain baru seperti Elliot Anderson.
Fondasi Jangka Panjang Lini Tengah United
Apa pun manuver United di bursa transfer nanti, mengamankan masa depan Mainoo bisa menjadi keputusan paling penting. Ia bukan hanya representasi sukses pembinaan akademi dalam beberapa tahun terakhir, tetapi juga gelandang dengan kualitas tinggi ketika diberi kepercayaan. Mainoo baru berusia 20 tahun dan masih menyimpan potensi besar. Ia bahkan sudah merasakan beratnya laga final dengan tampil sebagai starter di Kejuaraan Eropa saat berusia 18 tahun. Dengan sisa kontrak lebih dari satu tahun dan opsi perpanjangan 12 bulan, United menyadari bahwa kontrak baru tetap dibutuhkan. Jika kesepakatan itu berhasil dirampungkan sebelum musim panas, United akan memasuki bursa transfer dengan satu agenda krusial telah tuntas. Mainoo pun bisa melangkah ke tahap berikutnya sebagai pilar utama lini tengah klub dalam jangka panjang.











Tinggalkan komentar