Olise Mengamuk Bayern Pesta Gol Atalanta Remuk

El-Shinta

11 Maret 2026

3
Min Read

Ekonesia – Panggung Liga Champions kembali menyajikan drama mendebarkan, kali ini dari Bergamo, Italia. Bayern Munchen tampil begitu perkasa, menggilas tuan rumah Atalanta dengan skor telak 6-1 pada leg pertama babak 16 besar. Absennya penyerang andalan Harry Kane yang hanya duduk di bangku cadangan tak sedikit pun mengurangi ketajaman Die Roten. Justru, Michael Olise menjelma menjadi aktor utama di balik pesta gol tersebut.

Sejak peluit awal dibunyikan, dominasi Bayern tak terbantahkan. Hanya dalam 25 menit pertama, mereka sudah memegang kendali penuh atas jalannya pertandingan. Josip Stanisic membuka keran gol pada menit ke-12, memanfaatkan umpan cerdik dari skema sepak pojok cepat yang diinisiasi Olise dan diteruskan oleh Serge Gnabry.

Olise Mengamuk Bayern Pesta Gol Atalanta Remuk
Gambar Istimewa : gilabola.com

Sepuluh menit berselang, Olise sendiri yang unjuk gigi. Setelah melakukan penetrasi apik dari lini tengah yang dibangun oleh Dayot Upamecano, Olise melepaskan sepakan melengkung indah yang tak mampu dijangkau kiper lawan. Tak puas hanya mencetak gol, tiga menit kemudian Olise kembali beraksi, memberikan umpan matang kepada Gnabry yang dengan dingin mengubah skor menjadi 3-0.

Babak kedua tak jauh berbeda. Bayern terus melancarkan serangan bertubi-tubi. Nicolas Jackson, penyerang pinjaman dari Chelsea, menambah pundi-pundi golnya di Liga Champions musim ini pada menit ke-52, memanfaatkan assist tumit berkelas dari Luis Diaz. Olise kembali menunjukkan magisnya dengan gol keduanya di laga ini pada menit ke-64, lagi-lagi melalui tendangan melengkung spektakuler. Pesta gol Bayern ditutup oleh Jamal Musiala tiga menit kemudian, menjadikan skor fantastis 6-0. Ini merupakan kali pertama Bayern mencetak enam gol dalam satu laga Liga Champions sejak September 2024.

Atalanta, sang juara Liga Europa 2024, hanya mampu memberikan sedikit hiburan bagi para pendukungnya di Bergamo. Mario Pasalic mencetak gol telat di masa injury time, mengubah skor menjadi 6-1.

Kemenangan besar ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Bayern dalam sembilan pertandingan tandang terakhir mereka. Hasil ini menempatkan skuad asuhan pelatih dalam posisi yang sangat nyaman menjelang leg kedua di Allianz Arena pada 18 Maret mendatang.

Keberhasilan Bayern tanpa Harry Kane bukan tanpa alasan. Kunci taktik mereka saat melawan Atalanta adalah "Fluiditas Tanpa Target Man Utama". Ketika Kane digantikan oleh pemain dengan mobilitas tinggi seperti Nicolas Jackson dan ditopang oleh kreativitas Olise serta Gnabry, lawan tidak memiliki satu titik fokus untuk dijaga. Tanpa Kane yang cenderung bermain lebih statis di depan, Bayern bermain lebih cepat dalam transisi, memaksa bek Atalanta selalu dalam posisi mengejar bola. Olise yang bergerak bebas sukses menarik perhatian pemain bertahan, menciptakan ruang tembak yang terbuka lebar bagi pemain seperti Musiala atau Gnabry. Ini membuktikan bahwa Bayern tetap berbahaya dengan atau tanpa penyerang utamanya.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post