Ekonesia – Masa depan Marcus Rashford di kancah sepak bola profesional semakin tak menentu. Manchester United, klub pemiliknya, telah mengambil sikap tegas: tidak ada jalan kembali untuk sang penyerang, bahkan jika Barcelona enggan mempermanenkan statusnya setelah masa peminjaman berakhir. Keputusan ini mengejutkan banyak pihak, mengingat potensi besar yang pernah dimiliki Rashford.
Baca juga: Kejutan! Merger Multifinance Kembali Terjadi?
Rashford saat ini tengah menjalani periode pinjaman selama satu musim penuh di Camp Nou, dengan Barcelona memiliki opsi untuk membelinya secara permanen senilai 26 juta Poundsterling atau sekitar Rp587 miliar. Namun, United telah menutup pintu rapat-rapat. Sumber terpercaya menyebutkan bahwa pelatih baru MU, Michael Carrick, yang pernah bekerja sama dengan Rashford selama tiga setengah tahun, tidak sedikit pun mempertimbangkan untuk memulangkannya, baik di bursa transfer musim dingin maupun musim panas mendatang.

Sikap serupa juga ditegaskan oleh pucuk pimpinan klub. CEO Omar Berrada dan Direktur Sepak Bola Jason Wilcox, yang kini sibuk mencari manajer permanen, sepakat bahwa tidak akan ada perubahan terkait situasi Rashford. Ini menandakan bahwa masa depan sang pemain di Old Trafford sudah benar-benar tamat.
Baca juga: Petani Merdeka! Wamentan Beri Pesan Menohok Ini
Tersingkir Sejak Era Amorim
Rashford sudah tak lagi mengenakan seragam Setan Merah sejak Desember 2024. Bahkan, nomor punggung keramat 10 miliknya telah berpindah tangan kepada Matheus Cunha, jauh sebelum Ruben Amorim meninggalkan kursi kepelatihan. Di bawah Amorim, Rashford dan beberapa pemain lain dipaksa berlatih terpisah dari skuad utama selama pramusim, sebelum akhirnya ‘dibuang’ ke Barcelona pada akhir Juli 2025.
Kepergian Rashford, ditambah dengan penjualan Alejandro Garnacho, membuat United kini berencana berburu amunisi baru di lini serang pada bursa transfer musim panas. Klub tersebut memang sedang mengalami krisis pemain sayap kiri murni. Selain Rashford, Jadon Sancho, yang kini menjalani periode pinjaman ketiganya di Aston Villa, juga dipastikan akan dilepas saat kontraknya usai pada Juni 2026.
Moncer di Barca Namun Masa Depan Menggantung
Meski demikian, Rashford masih terikat kontrak di Old Trafford hingga 2028, dan penjualan permanen sang penyerang berusia 28 tahun itu tetap menjadi opsi paling realistis. Di Barcelona, kariernya sempat naik turun. Setelah sempat mendekam di bangku cadangan dalam lima pertandingan beruntun pada Januari, ia kini kembali mengisi daftar starter dalam dua laga terakhir.
Rashford bergabung dengan Barca setelah klub Catalan itu gagal memboyong dua target sayap incaran mereka, Inaki Williams dan Luis Diaz. Sejauh ini, ia telah membukukan 10 gol dari 34 penampilannya untuk jawara Spanyol tersebut. Namun, posisinya di Camp Nou bisa goyah jika Presiden Joan Laporta gagal mempertahankan jabatannya dalam pemilihan mendatang. Penantang Laporta, Victor Font, berencana mencopot direktur olahraga Deco, sosok di balik kedatangan ‘pemain buangan’ United itu ke Catalan.
Situasi ini menempatkan Rashford di persimpangan jalan. Dengan United yang telah menutup pintu dan masa depannya di Barcelona yang masih abu-abu, babak baru dalam kariernya akan segera dimulai, entah di Camp Nou atau di klub lain.











Tinggalkan komentar