Mudik Lebaran H-4 Bos Jasa Marga Ungkap Rahasia

Agus Riyadi

17 Maret 2026

2
Min Read

Ekonesia – PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) memberikan gambaran terkini mengenai pergerakan arus mudik Lebaran 2026. Empat hari menjelang hari raya, volume kendaraan yang melintas di jalan tol masih dalam batas aman, baru mencapai sekitar 28% dari total perkiraan 3,5 juta pemudik yang diproyeksikan akan memadati jalur selama periode krusial ini. Situasi ini menunjukkan pola yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menjelaskan bahwa penyebaran kendaraan tahun ini berlangsung lebih awal dan merata. Fenomena ini, menurut Rivan, tak lepas dari kebijakan bekerja dari mana saja (Work From Anywhere/WFA) yang diterapkan, memberikan fleksibilitas bagi masyarakat untuk memulai perjalanan mudik lebih dini. "Alhamdulillah, berkat WFA, distribusi arus jadi lebih panjang. Kondisi jalan masih sangat baik, belum ada kebutuhan untuk contraflow atau one-way. Kami optimis situasi ini akan tetap terkendali," ujar Rivan saat menghadiri acara Pelepasan Mudik Gratis BUMN 2026 di Gelora Bung Karno, Selasa 17 Maret 2026.

Mudik Lebaran H-4 Bos Jasa Marga Ungkap Rahasia
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Meski demikian, Jasa Marga telah menyiapkan diri menghadapi lonjakan signifikan. Perusahaan pelat merah ini memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada esok hari, Rabu 18 Maret 2026. Rivan menegaskan pihaknya sangat yakin akan adanya peningkatan volume kendaraan pemudik secara drastis pada tanggal tersebut.

Untuk mengantisipasi potensi kepadatan, Jasa Marga telah menyusun berbagai skema pengaturan lalu lintas. Salah satunya adalah penerapan sistem satu arah (one-way) secara bertahap di ruas-ruas tertentu, disesuaikan dengan tingkat kepadatan di lapangan. "Rekayasa lalu lintas, termasuk one-way, akan kami siapkan jika memang diperlukan. Skema one-way yang akan diterapkan pun bersifat parsial atau sepenggal, bukan menyeluruh," tambah Rivan, menekankan fleksibilitas dan adaptasi dalam penanganan arus mudik.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post