Ekonesia – Arena persaingan industri motor listrik di Tanah Air kian memanas. Di tengah gejolak ini, para produsen dituntut untuk tidak hanya sekadar menjual produk, melainkan wajib menghadirkan solusi mobilitas yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat modern. Hal ini ditegaskan oleh Purbaja Pantja, Chief Executive Officer ALVA, yang melihat peluang besar bagi merek lokal untuk merajai pasar.
Baca juga: Garuda Siap Menang Telak!
Menurut Purbaja Pantja, kunci utama untuk memenangkan hati konsumen dan mendominasi pasar motor listrik terletak pada tiga pilar utama. Pertama, motor listrik harus dibekali fitur-fitur yang relevan dan fungsional sesuai ekspektasi pelanggan. Kedua, ketersediaan suku cadang atau sparepart harus terjamin agar pengguna tidak kesulitan dalam perawatan. Dan yang tak kalah penting, dukungan layanan purna jual yang kuat dan responsif menjadi penentu loyalitas konsumen.

Menghadapi tantangan kompetisi yang sengit, ALVA telah mempersiapkan strategi matang. Saat ini, mereka telah memiliki jaringan distribusi yang solid dengan 20 gerai penjualan yang tersebar di berbagai wilayah. Tak hanya itu, komitmen terhadap kepuasan pelanggan pascapembelian juga diwujudkan melalui lebih dari 100 outlet layanan purna jual yang siap melayani.
Baca juga: Chelsea Incar Adik Bellingham! Arsenal & MU Waspada!
Visi ALVA tidak berhenti di pasar domestik. Ke depan, perusahaan ini memiliki ambisi besar untuk membawa motor listrik "made in Indonesia" menembus pentas global. Pasar ekspor menjadi target utama, dengan benua Eropa sebagai salah satu destinasi yang dibidik. Langkah strategis ini diharapkan mampu membuktikan kualitas dan inovasi produk lokal di kancah internasional.
Pembahasan mendalam mengenai peta jalan pengembangan bisnis motor listrik di Indonesia ini sempat diulas dalam dialog eksklusif Shinta Zahara bersama Purbaja Pantja dalam program AutoBizz di CNBC Indonesia.



Tinggalkan komentar