Modric Beraksi Milan Lolos Dari Maut Cetilar

El-Shinta

14 Februari 2026

3
Min Read

Ekonesia – AC Milan sukses melanjutkan tren positif mereka setelah meraih kemenangan dramatis 2-1 atas Pisa dalam laga sengit yang berlangsung di Cetilar Arena. Gol krusial dari sang gelandang veteran, Luka Modric, pada menit ke-85 menjadi penentu kemenangan Rossoneri, memastikan tiga poin berharga dibawa pulang dan memperpanjang catatan tak terkalahkan tim asuhan Massimiliano Allegri. Hasil ini membuat Milan kokoh di peringkat kedua klasemen Liga Italia dengan 53 poin, memperkuat asa mereka dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan.

Paruh pertama pertandingan berjalan alot, minim peluang emas tercipta. Pisa, di bawah arahan Hiljemark, tampil terorganisasi dan disiplin, membuat Milan kesulitan menembus pertahanan meski lebih dominan dalam penguasaan bola. Ancaman berarti pertama muncul di pertengahan babak pertama ketika Moreo mengirim umpan terobosan kepada Stojilkovic, namun kiper Mike Maignan sigap keluar dari sarangnya untuk memotong pergerakan, dan situasi tersebut akhirnya dinyatakan offside.

Modric Beraksi Milan Lolos Dari Maut Cetilar
Gambar Istimewa : gilabola.com

Rossoneri akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-39. Berawal dari umpan silang terukur Athekame dari sisi kanan, Ruben Loftus-Cheek menyambutnya dengan sundulan keras yang tak mampu dihalau kiper Nicolas. Gol tunggal tersebut menjadi pembeda hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, intensitas permainan meningkat tajam. Milan sempat mengira telah menggandakan keunggulan pada menit ke-47 melalui Rabiot setelah menerima umpan dari Füllkrug. Namun, wasit Fabbri menganulir gol tersebut setelah insiden handball yang dilakukan Füllkrug. Tak lama berselang, Milan mendapat peluang emas dari titik putih pada menit ke-54 setelah Pavlović dilanggar Loyola di kotak terlarang. Sayangnya, Füllkrug yang maju sebagai algojo gagal menunaikan tugasnya, tembakannya hanya membentur tiang gawang.

Insiden tersebut menjadi titik balik. Pisa pun bangkit, bermain lebih agresif dan penuh semangat. Pada menit ke-71, Loyola membayar lunas kesalahannya dengan menyamakan kedudukan. Ia menjadi yang tercepat menyambar bola di dalam kotak penalti setelah menerima umpan silang dari Stojilkovic, mengubah skor menjadi 1-1.

Saat pertandingan diprediksi berakhir seri, Luka Modric menunjukkan kelasnya sebagai pemain bintang. Pada menit ke-85, gelandang veteran Kroasia itu menunjukkan magisnya, melakukan umpan satu-dua apik dengan Ricci sebelum melesat ke jantung pertahanan lawan. Dengan eksekusi dingin, ia menaklukkan kiper Pisa dan membawa Milan kembali unggul 2-1. Di masa tambahan waktu, Rabiot harus meninggalkan lapangan setelah menerima kartu kuning kedua, namun keunggulan Milan tetap terjaga hingga peluit panjang dibunyikan.

Raihan tiga poin ini krusial bagi Milan, terutama di pekan yang mempertemukan sejumlah tim papan atas dengan rival langsungnya. Setelah sebelumnya menang telak 3-0 di kandang Bologna, anak asuh Allegri sekali lagi membuktikan mental baja dan ketahanan mereka di bawah tekanan. Milan kini mengoleksi 53 poin dan tetap berada di jalur yang tepat dalam perebutan tiket Liga Champions. Ujian selanjutnya telah menanti, yakni laga tunda pekan ke-24 melawan Como yang dijadwalkan pada Rabu mendatang.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post