Mobil Listrik Makin Laris? Ini Alasannya!

Rachmad

29 Agustus 2025

2
Min Read
Mobil Listrik Makin Laris? Ini Alasannya!

Ekonesia Ekonomi – Mobil listrik berbasis baterai (BEV) semakin diminati masyarakat kelas menengah atas di kota-kota besar. Pengamat otomotif dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, mengungkapkan beberapa faktor utama yang mendorong tren positif ini. Salah satunya adalah pembebasan dari aturan ganjil genap (Gage).

Yannes menjelaskan bahwa pembebasan BEV dari Gage di 26 ruas jalan utama Jakarta, yang diperluas hingga 2025, menjadi daya tarik signifikan. Hal ini memungkinkan pemilik BEV menghindari pembatasan lalu lintas berdasarkan plat nomor, memangkas waktu perjalanan hingga 20-30 persen saat jam sibuk.

Mobil Listrik Makin Laris? Ini Alasannya!
Gambar Istimewa : img.antaranews.com

Lebih lanjut, teknologi canggih yang ditawarkan BEV juga menjadi magnet bagi konsumen kelas menengah atas. Fitur konektivitas pintar, pengendalian berbasis aplikasi, sistem keselamatan modern, serta pengalaman berkendara yang lebih halus dan senyap, menjadi nilai tambah yang diapresiasi. "Mereka juga semakin menikmati kecanggihan sistem yang ada di BEV dibandingkan kendaraan konvensional," ujar Yannes.

Kombinasi antara manfaat kebijakan, efisiensi waktu, dan kecanggihan teknologi menjadikan BEV semakin menarik bagi masyarakat urban dengan gaya hidup dinamis. Ini menjadi indikasi kuat bahwa adopsi kendaraan listrik di Indonesia akan terus tumbuh seiring dengan peningkatan kesadaran dan kemudahan akses.

Data Kementerian Perindustrian (Kemenperin) per Agustus 2025 menunjukkan pertumbuhan pesat populasi BEV di Indonesia, mencapai 274.802 unit. Angka ini mencerminkan lonjakan signifikan sebesar 151 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

"Masyarakat menengah ke atas di kota-kota besar Indonesia yang lebih berminat, khususnya wilayah Jabodetabek, menunjukkan minat yang lebih tinggi terhadap BEV dibandingkan daerah lain, sebagaimana tercermin dari data penjualan yang mendominasi 70-80 persen total adopsi BEV nasional pada 2024-2025," imbuh Yannes, seperti dilansir ekonosia.com.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post