Ekonesia – Raksasa Paris Saint-Germain (PSG) harus menelan pil pahit setelah langkah mereka di ajang Coupe de France musim ini terhenti secara mengejutkan. Bermain di markas kebanggaan Parc des Princes pada Senin dini hari waktu Indonesia bagian barat, sang juara Liga Prancis itu takluk 0-1 dari tim kuda hitam Paris FC dalam laga babak 32 besar. Kekalahan ini datang hanya beberapa hari setelah PSG merayakan trofi Trophée des Champions, menambah ironi pada tersingkirnya mereka dari kompetisi piala domestik.
Baca juga: ASABRI Gebrak! Layanan Makin Dekat, Peserta Makin Sejahtera
Sejak peluit awal dibunyikan, anak asuh Luis Enrique tampil mendominasi jalannya pertandingan. Penguasaan bola mutlak berada di kaki para pemain PSG, namun mereka kesulitan menembus kokohnya barisan pertahanan Paris FC. Tim tamu sesekali melancarkan serangan balik cepat yang cukup merepotkan. Alimani Gory bahkan nyaris membuka keunggulan pada menit ke-13, tetapi kiper Lucas Chevalier sigap mengamankan gawang PSG.

PSG merespons dengan serangkaian peluang emas. Bradley Barcola pada menit ke-23 dan Gonçalo Ramos semenit berselang memaksa penjaga gawang Paris FC, Obed Nkambadio, bekerja keras. Dua tembakan tambahan dari Senny Mayulu di menit ke-36 dan Khvicha Kvaratskhelia menjelang turun minum juga belum mampu menggetarkan jaring gawang, membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga jeda.
Baca juga: Indonesia-India: Gebrakan Baterai Listrik!
Memasuki paruh kedua, intensitas serangan PSG semakin meningkat. Namun, di sinilah Obed Nkambadio menjelma menjadi tembok tak tertembus. Kiper muda itu berulang kali menggagalkan peluang emas PSG, termasuk duel satu lawan satu melawan Kvaratskhelia (51′), Ramos (56′), dan Warren Zaïre-Emery (60′). Luis Enrique mencoba mengubah peruntungan dengan memasukkan Désiré Doué, Nuno Mendes, dan Ousmane Dembélé. Dembélé langsung memberikan dampak, tetapi tembakannya di menit ke-72 juga dimentahkan Nkambadio.
Malapetaka justru menghampiri tuan rumah dua menit berselang. Paris FC berhasil melancarkan serangan balik mematikan yang diakhiri dengan tendangan terukur Jonathan Ikoné, membawa tim tamu unggul 1-0 pada menit ke-74. Gol tersebut sontak membungkam seisi Parc des Princes.
Tertinggal satu gol, PSG menggempur habis-habisan di sisa waktu pertandingan. Warren Zaïre-Emery nyaris menyamakan kedudukan, namun sepakannya hanya membentur mistar gawang pada menit ke-87. Di masa tambahan waktu, Désiré Doué juga hampir menjadi penyelamat, tetapi bola hasil tembakannya hanya membentur tiang gawang di menit 90+6. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tak berubah. PSG harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari Coupe de France, menunjukkan bahwa efektivitas di depan gawang masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi mereka musim ini.











Tinggalkan komentar