Ekonesia – AC Milan harus menelan pil pahit setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan tim tamu Como di markas kebanggaan mereka, San Siro, Kamis dini hari. Hasil mengecewakan ini membuat Rossoneri semakin tertinggal dalam perburuan gelar Serie A, kini berjarak tujuh poin dari pemuncak klasemen, Inter Milan.
Baca juga: Modest Fesyen RI Jadi Primadona Ekspor Dunia
Tampil di hadapan publik sendiri, Milan justru dipaksa tertinggal terlebih dahulu di babak pertama sebelum akhirnya berhasil mengamankan satu poin berkat gol penyeimbang di paruh kedua pertandingan. Kekecewaan jelas terpancar dari kubu Merah Hitam yang berambisi memangkas jarak dengan rival sekota.

Petaka bagi Milan datang pada menit ke-32. Gelandang Como, Nico Paz, memanfaatkan blunder fatal penjaga gawang Milan, Mike Maignan. Kiper timnas Prancis itu mencoba mengirim umpan pendek dari tepi kotak penalti, namun Paz sigap merebut bola dan melayangkan sepakan akurat yang menembus sela-sela kaki Maignan. Gol kesembilan Paz musim ini tersebut sontak memompa semangat tim tamu, membuat mereka bermain lebih percaya diri hingga turun minum.
Baca juga: Dari Ojek ke Triliuner: Kisah Sukses Haji Isam!
Milan baru bisa membalas di pertengahan babak kedua. Adalah Rafael Leao yang menjadi penyelamat, mencetak gol melalui eksekusi lob memukau setelah menerima sodoran bola dari Ardon Jashari. Gol indah tersebut memang menjaga asa Milan untuk tetap menempel Inter, namun raihan satu angka ini jelas jauh dari ekspektasi, terutama mengingat mereka bermain di kandang sendiri.
Dengan tambahan satu poin, Milan tetap berada di posisi kedua klasemen sementara Serie A. Mereka kini unggul empat poin atas Napoli yang menempati peringkat ketiga. Di sisi lain, Como berhasil merangsek naik ke peringkat keenam, unggul dalam selisih gol atas Atalanta, dan semakin memanaskan persaingan menuju tiket Liga Champions musim depan. Mereka masih berjarak empat poin dari Juventus yang menduduki peringkat kelima. Hasil ini menegaskan bahwa persaingan di papan atas Serie A, baik untuk Scudetto maupun zona Eropa, akan semakin sengit hingga akhir musim.











Tinggalkan komentar