Ekonesia – Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi baru-baru ini mengungkapkan sebuah fakta mengejutkan terkait respons Presiden Prabowo Subianto terhadap anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan IHSG. Di tengah gejolak pasar modal yang membuat banyak pihak khawatir Presiden Prabowo justru disebut tidak menunjukkan kemarahan.
Baca juga: Drama Tanpa Gol! Palmeiras Ditahan Porto di Piala Dunia Antarklub
"Tidak ada kemarahan," tegas Prasetyo pada Senin. Ia menambahkan bahwa sikap tersebut seharusnya dimiliki oleh semua pihak bukan hanya Presiden. Menurutnya hal terpenting adalah memahami akar permasalahan di balik penurunan IHSG. "Itulah yang kemudian harus kita cari solusinya bersama," ujarnya.

Prasetyo juga menyerukan agar optimisme tetap terjaga di tengah fluktuasi pasar modal. Ia memastikan bahwa langkah-langkah pembenahan telah dan sedang dilakukan secara bertahap. "Kami terus memperbaiki regulasi sesuai kebutuhan mengambil keputusan strategis untuk mereformasi diri. Tujuannya agar pasar saham kita semakin terbuka transparan dan kredibel sehingga bisa bersaing di kancah bursa global," jelasnya.
Baca juga: Bos Sritex Diciduk Kejagung! Kasus Apa?
Namun realitas di lapangan menunjukkan kondisi yang cukup menantang. Pada pukul 10:50 WIB IHSG dilaporkan terjun bebas lebih dalam anjlok 5,07 persen hingga menyentuh level 7.904,52. Data perdagangan mencatat sebanyak 731 saham mengalami penurunan sementara 159 saham tidak bergerak dan hanya 68 saham yang berhasil mencatatkan kenaikan.
Aktivitas perdagangan juga cukup masif dengan volume mencapai 30,13 miliar lembar saham. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 1,72 juta kali menghasilkan nilai transaksi yang signifikan yakni Rp16,29 triliun.











Tinggalkan komentar