Ekonesia – Stadion Gelora Ratu Pamelingan di Pamekasan menjadi saksi bisu dominasi Laskar Mataram. PSIM Yogyakarta sukses membungkam tuan rumah Madura United dengan skor telak 3-0 dalam lanjutan pekan ke-17 BRI Super League musim 2025-2026. Kemenangan gemilang pada Sabtu (10/1/2026) malam WIB ini tidak hanya mengamankan tiga poin krusial bagi PSIM, tetapi juga mengangkat mereka ke posisi keenam klasemen sementara, menggeser Persebaya. Sebaliknya, hasil pahit ini kian menenggelamkan Madura United ke jurang degradasi, menambah panjang daftar kekalahan mereka.
Sejak peluit awal ditiup, pertandingan langsung diwarnai tensi tinggi. Madura United mencoba mengambil inisiatif serangan. Taufany nyaris memecah kebuntuan di menit ke-11 dengan tembakan jarak dekat, namun kiper PSIM, Cahya Supriadi, tampil sigap melakukan penyelamatan gemilang. Lulinha juga sempat mengancam gawang tim tamu pada menit ke-24, namun sepakannya masih melambung tipis. PSIM tak tinggal diam, Nermin Haljeta memiliki kesempatan emas di menit ke-27, tetapi upayanya berhasil diblok barisan pertahanan Laskar Sape Kerrab. Drama terjadi jelang turun minum. Bek Madura United, Nurdiansyah, harus mandi lebih cepat setelah diganjar kartu merah di menit ke-45 akibat pelanggaran keras terhadap Pulga Vidal. Meski unggul jumlah pemain, PSIM belum mampu menembus kokohnya pertahanan Madura United yang dikawal apik oleh Miswar Saputra, sehingga babak pertama berakhir tanpa gol.

Memasuki paruh kedua, Madura United sempat memberikan harapan lewat gol Balotelli, namun kegembiraan itu sirna setelah VAR menganulir gol tersebut karena posisi offside. Keputusan ini seolah menjadi pemicu amarah PSIM. Hanya berselang beberapa menit, tepatnya di menit ke-56, Fahreza Sudin membuka keran gol PSIM setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Madura United. Tak butuh waktu lama, dua menit kemudian, Franco Ramos Mingo menggandakan keunggulan Laskar Mataram lewat sundulan keras yang tak mampu dihalau Miswar Saputra. Pesta gol PSIM berlanjut di menit ke-63. Fahreza Sudin kembali mencatatkan namanya di papan skor, kali ini memanfaatkan umpan matang dari Ze Valente, sekaligus mengukuhkan brace-nya dan membawa PSIM unggul telak 3-0.
Pertandingan kian memanas dengan insiden kartu merah kedua. Kali ini giliran pemain PSIM, Franco Ramos Mingo, yang harus meninggalkan lapangan di menit ke-73 setelah melanggar Balotelli. Namun, malapetaka bagi Madura United belum berakhir. Menjelang akhir laga, kiper utama mereka, Miswar Saputra, juga diusir wasit. Dengan jatah pergantian pemain yang sudah habis, Kerim Palic terpaksa menjadi kiper darurat. Meskipun demikian, Madura United tak mampu mengubah keadaan. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-0 untuk kemenangan PSIM Yogyakarta tetap tak tergoyahkan.
Berikut adalah susunan pemain yang diturunkan kedua tim dalam laga sengit ini:
- Madura United (4-3-2-1): Miswar Saputra; Nurdiansyah, Pedro Monteiro, Ruxi, Taufik Hidayat (Afrisal 77′); Kerim Palic, Taufany Muslihuddin (Balotelli 46′), Paulo Sitanggang (Ilhamsyah 68′); Ferian Rizki (Novan Setya 46′), Jordy Wehrmann (Kusuma 68′); Lulinha.
- PSIM Yogyakarta (4-3-3): Cahya Supriadi; Dede Sapari (Rio 60′), Franco Ramos Mingo, Rendra Teddy, Raka Cahyana; Fahreza Sudin (Sheva 72′), Ze Valente, Rahmatshoh (Iqbal 72′); Deri Corfe (Riyatno 60′), Nermin Haljeta, Ezequiel Vidal (Andy Setyo 77′).











Tinggalkan komentar