Kredit UMKM BRI Tembus Rp1.126 T!

Rachmad

30 April 2025

2
Min Read
Kredit UMKM BRI Tembus Rp1.126 T!

TeraNews Bisnis – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menorehkan prestasi gemilang. Penyaluran kreditnya di kuartal I-2025 mencapai angka fantastis, yakni Rp1.373,66 triliun! Pertumbuhannya pun signifikan, mencapai 4,97 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Yang paling mencuri perhatian adalah kontribusi sektor UMKM yang mendominasi penyaluran kredit tersebut.

Direktur Micro BRI, Akhmad Purwakajaya, mengungkapkan bahwa kredit UMKM menyumbang 81,97 persen dari total penyaluran kredit, atau setara dengan Rp1.126,02 triliun. Keberhasilan ini tak lepas dari berbagai strategi BRI dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, terutama melalui perluasan jaringan Agen BRILink.

Kredit UMKM BRI Tembus Rp1.126 T!
Gambar Istimewa : file.fin.co.id

"Hingga Maret 2025, jumlah Agen BRILink telah mencapai 1,2 juta, tumbuh 49,48 persen secara tahunan," ungkap Akhmad dalam konferensi pers, Rabu (30/4/2025). Jaringan Agen BRILink yang kini menjangkau lebih dari 67 ribu desa atau 88 persen dari total desa di Indonesia, menjadi kunci keberhasilan BRI dalam menjangkau masyarakat di berbagai pelosok negeri.

Transaksi melalui Agen BRILink juga menunjukkan angka yang mengesankan. Pada kuartal pertama 2025, volume transaksi mencapai Rp423 triliun. Layanan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat, khususnya di daerah terpencil, untuk melakukan transaksi keuangan secara real-time tanpa harus datang ke kantor cabang BRI.

Akhmad menambahkan bahwa pencapaian ini sejalan dengan komitmen BRI dalam mendukung perekonomian kerakyatan, membuka lapangan kerja, dan mengurangi angka kemiskinan, selaras dengan misi pembangunan nasional.

Direktur Manajemen Risiko BRI, Mucharom, turut memberikan kabar baik. Ia menyatakan bahwa pertumbuhan kredit BRI diiringi dengan peningkatan kualitas aset. Rasio kredit bermasalah (NPL) berhasil turun dari 3,11 persen menjadi 2,97 persen. Sementara itu, Loan at Risk (LAR) juga menunjukkan perbaikan, turun dari 12,68 persen menjadi 11,12 persen.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post