Kontrak Raksasa BUMA Adaro Produksi Batu Bara

Agus Riyadi

23 Februari 2026

2
Min Read

Ekonesia – Sebuah langkah strategis diambil oleh PT Bukit Makmur Mandiri Utama BUMA anak perusahaan PT Buma Internasional Grup Tbk DOID dengan mengamankan kontrak jangka panjang yang monumental bersama PT Adaro Indonesia Adaro. Kesepakatan ini dipastikan akan menopang keberlangsungan operasional BUMA di area Tambang Tutupan Selatan Tanjung Tabalong Kalimantan Selatan.

Kemitraan strategis ini akan efektif berlaku mulai 1 April 2026 dan direncanakan berakhir pada 31 Desember 2030. Selama periode tersebut BUMA diproyeksikan akan menggarap volume pengupasan lapisan penutup overburden removal mencapai 239 juta bank cubic meter bcm. Selain itu target produksi batu bara juga tidak kalah fantastis yakni sebesar 44 juta ton. Angka ini setara dengan rata-rata tahunan sekitar 505 juta bcm untuk overburden dan 93 juta ton untuk batu bara.

Kontrak Raksasa BUMA Adaro Produksi Batu Bara
Gambar Istimewa : awsimages.detik.net.id

Ronald Sutardja Direktur Utama PT Bukit Makmur Mandiri Utama menegaskan bahwa kontrak baru ini merupakan bukti nyata penguatan kemitraan yang telah terjalin erat antara BUMA dan Adaro Indonesia selama lebih dari dua dekade. Menurutnya kesepakatan ini tidak hanya memperkokoh fondasi pendapatan berbasis kontrak bagi Grup namun juga meningkatkan proyeksi kinerja keuangan jangka panjang. "Kontrak ini secara signifikan memperkuat visibilitas pendapatan kami sekaligus menegaskan posisi BUMA sebagai salah satu mitra jasa pertambangan paling diandalkan di Indonesia" jelas Ronald dalam keterangan resmi kepada Bursa Efek Indonesia BEI pada Senin 23 Februari 2026.

Manajemen BUMA lebih lanjut menyatakan bahwa kolaborasi strategis ini dipastikan akan membawa dampak positif yang signifikan terhadap kelangsungan usaha perusahaan. Diharapkan kontrak ini akan menjadi katalisator dalam peningkatan kinerja keuangan dan operasional perseroan secara menyeluruh.

Ikuti kami di Google News

Tinggalkan komentar

Related Post